Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Besuk, Pemkab Probolinggo Temukan Porsi Tak Sesuai Standar

81

Besuk (WartaBromo.com) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo menemukan sejumlah catatan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah melakukan inspeksi mendadak di Kecamatan Besuk, Rabu (8/4/2026).

Di antaranya, porsi makanan yang dinilai belum memenuhi standar kebutuhan gizi, serta menu untuk ibu menyusui dan siswa sama.

Sidak dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto selaku Ketua Satgas MBG. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait kualitas layanan program tersebut.

Sebelum meninjau dapur SPPG, tim terlebih dahulu melakukan pengecekan langsung ke sejumlah penerima manfaat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga siswa sekolah dasar.

Dari hasil pemantauan lapangan, tim menemukan dua persoalan utama. Pertama, porsi makanan yang dinilai belum memenuhi standar kebutuhan gizi.

Kedua, menu yang disajikan untuk anak sekolah dan ibu menyusui cenderung sama, padahal keduanya memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda.

Untuk memastikan temuan tersebut, rombongan langsung menuju dapur MBG. Di lokasi, tim berdialog dengan pengelola dapur, ahli gizi, serta petugas SPPG guna menelusuri proses penyusunan menu hingga distribusi makanan.

Sekda Ugas menegaskan, pengawasan terhadap program MBG akan diperketat melalui monitoring dan evaluasi berkala, termasuk sidak tanpa pemberitahuan.

“Selama ini pengawasan bersifat pembinaan. Namun kali ini kami lakukan sidak agar mendapatkan data yang lebih objektif dan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar mematuhi standar yang telah ditetapkan.

Menurutnya, pelanggaran dalam program ini berpotensi berujung pada sanksi dari pemerintah pusat.

Selain itu, bagi SPPG yang belum beroperasi karena masih dalam tahap perbaikan, diminta untuk tidak memaksakan diri sebelum seluruh persyaratan terpenuhi.

“Yang belum siap, sebaiknya disempurnakan terlebih dahulu agar pelaksanaannya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Kesehatan, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

Pemkab berharap, evaluasi ini dapat memperbaiki kualitas pelaksanaan program MBG sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya kelompok rentan. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.