Disperindag Ungkap Penyebab Minyakita Sulit Didapatkan di Pasar Tradisional Kota Pasuruan, Operasi Pasar Segera Dilakukan

35

Pasuruan (WartaBromo.com) – Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional Kota Pasuruan masih terpantau tinggi. Tidak hanya itu, minyak goreng bersubsidi Minyakita yang susah didapatkan usai Lebaran, kini mulai terungkap penyebabnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pasuruan, Mulyono, menyampaikan bahwa saat ini harga minyak goreng, baik jenis curah maupun kemasan, memang masih berada di level cukup tinggi di pasaran.

“Untuk saat ini minyak goreng di pasar, baik curah maupun kemasan, harganya relatif masih cukup tinggi,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Sementara itu, terkait minimnya stok Minyakita, Mulyono menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi akibat keterlambatan distribusi. Berdasarkan informasi yang diterima, pasokan dari Bulog sempat tersendat karena adanya penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan pangan.

“Setelah Lebaran sempat kosong di pasar. Informasinya ada keterlambatan distribusi dari Bulog, karena sebelumnya mendapat penugasan untuk menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

Meski demikian, Disperindag memastikan akan segera mengambil langkah untuk menstabilkan kondisi di lapangan. Salah satunya melalui operasi pasar yang akan melibatkan Bulog dan pihak terkait lainnya.

“Kedepannya kami akan berusaha mencukupi kebutuhan minyak goreng di pasar melalui operasi pasar, agar masyarakat, terutama pelaku usaha dan UMKM, bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau dan stok yang tersedia,” tambahnya.

Sebelumnya, harga Minyakita di sejumlah pasar tradisional Kota Pasuruan sempat melonjak jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Dari yang seharusnya Rp15.700 per liter, di lapangan dijual hingga Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per liter. Bahkan, di beberapa titik, stoknya sempat tidak tersedia sama sekali sejak Lebaran.

Kondisi ini juga diikuti kenaikan harga minyak goreng lainnya, baik kemasan maupun curah, yang semakin membebani masyarakat. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.