Lumajang (Wartabromo.com) – Beredarnya video pengeroyokan terhadap Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, langsung menyita perhatian publik. Rekaman berdurasi 39 detik itu kini tersebar luas di berbagai media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat korban bernama Sampurno (45) didatangi sekelompok sekitar 10 orang. Awalnya, suasana tampak kondusif karena terjadi percakapan antara korban dan para pelaku. Namun, situasi dengan cepat berubah tegang.
Tak berselang lama, salah satu pelaku tiba-tiba menghunuskan senjata tajam jenis celurit. Aksi itu kemudian diikuti oleh pelaku lainnya, sehingga pengeroyokan pun tak terhindarkan. Meski begitu, korban berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian dan selamat dari ancaman yang lebih fatal.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan. Dan langsung dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini. Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan bahwa insiden pengeroyokan diduga berkaitan dengan cekcok yang terjadi sebelumnya.
“Korban sempat terlibat adu argumen dengan seseorang saat menghadiri acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada Selasa malam, 14 April 2026. Perselisihan tersebut diduga menjadi pemicu awal” terangnya.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata, menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan motif di balik aksi brutal tersebut. Hal itu karena para pelaku masih dalam pengejaran.
Selain itu, polisi juga belum mengamankan barang bukti berupa senjata tajam karena seluruhnya dibawa kabur oleh pelaku usai kejadian. (rud)





















