Sukapura (WartaBromo.com) — Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong pengembangan wisata religi dan budaya di kawasan Gunung Bromo.
Upaya itu ditandai dengan kunjungan ulama internasional As-Syekh Afifuddin Al-Jailani bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke kawasan Bromo, Senin (18/6/2026).
Kunjungan tersebut didampingi Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris atau Gus Haris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Marisa Juwitasari.
Agenda itu menjadi bagian dari penguatan konsep wisata berbasis budaya dan spiritualitas yang tengah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Kehadiran As-Syekh Afifuddin Al-Jailani dinilai mendukung pengembangan halal tourism di kawasan Bromo.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan penanaman pohon edelweis di kawasan Gunung Bromo.
Penanaman itu disebut sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem kawasan wisata pegunungan.
Selain itu, bantuan sosial juga disalurkan kepada masyarakat Tengger sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan warga sekitar kawasan wisata.
Gus Haris mengatakan, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sektor pariwisata daerah dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan kelestarian alam.
“Ini sekaligus memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan konsep halal tourism yang ramah budaya, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Gus Haris.
Sementara itu, Khofifah menyebut Gunung Bromo sebagai salah satu destinasi wisata dunia yang memiliki kekuatan pada perpaduan budaya, alam, dan spiritualitas masyarakat Tengger.
Menurut dia, sinergi antara budaya dan nilai religius dapat menjadi modal pengembangan pariwisata Jawa Timur.
“Gunung Bromo merupakan destinasi wisata dunia yang harus terus dijaga kelestariannya. Sinergi budaya, pariwisata, dan nilai spiritual menjadi kekuatan besar bagi wisata Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Kegiatan berlangsung dengan pengamanan dan penyambutan masyarakat Tengger di kawasan wisata Gunung Bromo.
As-Syekh Afifuddin Al-Jailani diketahui merupakan ulama sufi dan dai internasional keturunan ke-19 Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, pendiri Tarekat Qadiriyah.
Ulama kelahiran Baghdad, Irak, itu saat ini memegang otoritas Yayasan Maqam Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Baghdad. (saw)





















