Monyet Liar Muncul dan Kembali Ganggu Aktivitas Ujian di Sekolah Tambakan, Damkar Turun Tangan Siapkan Strategi Penangkapan

12

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kemunculan seekor monyet liar kembali mengganggu aktivitas belajar mengajar di MA Tarbiyatus Salafiyah, Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan Jumat (5/6/2026) pagi. Bahkan, satwa yang diduga berasal dari kawasan hutan mangrove di sekitar sekolah itu sempat mendekati ruang kelas saat para siswa tengah menjalani ujian.

Monyet tersebut diketahui sudah terlihat selama dua hari terakhir di lingkungan sekolah. Awalnya, hewan itu hanya bergelantungan di pepohonan sekitar sekolah. Namun pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, monyet turun dan masuk ke area sekolah saat kegiatan belajar mengajar serta ujian berlangsung.

Dalam video yang diterima WartaBromo.com, monyet liar itu terlihat mondar-mandir di area tangga sekolah sambil mencari makanan. Hewan tersebut juga beberapa kali berpindah lokasi di lingkungan sekolah hingga membuat guru dan siswa waspada.

Nur Khasanah, salah satu guru MA Tarbiyatus Salafiyah, mengatakan kemunculan monyet sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Namun sebelumnya satwa itu hanya berada di atas pohon dan belum memasuki area sekolah.

“Ini tadi ada lagi, pas anak-anak ujian. Panik tadi takut masuk ruang kelas,” ujarnya.

Keberadaan monyet liar itu membuat suasana sekolah sempat tegang. Sejumlah siswa yang penasaran terlihat mendekati hewan tersebut. Namun sebagian lainnya memilih menjauh karena khawatir satwa liar itu tiba-tiba menyerang.

Karena dianggap mengganggu aktivitas sekolah dan berpotensi membahayakan siswa, pihak sekolah akhirnya berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kota Pasuruan. Petugas pun turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus menyiapkan strategi penangkapan agar monyet dapat dievakuasi dengan aman.

“Monyet tadi keluar ke hutan mangrove, kota kesusahan kalau di luar. Ini kita siapkan strategi pasang jebakan makan,” papar Benu, petugas damkar yang di lokasi.

Sementara itu, Zainul, Lurah Tambakan mengatakan jika habibat monyet tersebut sudah ada sejak dahulu. “Iya, mangrove di sini ada dua sisi. mangrove sisi barat dan sisi timur,” katanya.

Zainul menyebut turunnya monyet liar di permukiman hingga lingkungan sekolah itu karena monyet yang di hutan mangrove wilayah barat itu berpindah. “Yang di barat pindah. Makanannya di sana kemungkinan habis. Akhirnya pindah ke wilayah timur hingga turun ke permukiman,” jelasnya.

Hingga siang hari, monyet masih terlihat berkeliaran di sekitar lingkungan sekolah dan sesekali bergelantungan di pohon dekat kantor sekolah. Kemunculannya yang berulang membuat pihak sekolah berharap satwa tersebut segera diamankan agar aktivitas belajar dan pelaksanaan ujian tidak kembali terganggu. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.