Pasuruan (WartaBromo.com) – Kenaikan harga pakan pabrikan terus menjadi beban bagi peternak ayam petelur. Di tengah kondisi tersebut, pelajar SMKN 1 Grati, Kabupaten Pasuruan, berhasil menemukan alternatif pakan dari ganggang hijau yang melimpah di Ranu Grati.
Inovasi ini dikembangkan oleh siswa Jurusan Agribisnis Ternak Unggas sebagai upaya memanfaatkan sumber daya lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan. Ganggang hijau yang kerap dianggap gulma dan mengganggu pemandangan danau justru diolah menjadi bahan campuran pakan ayam petelur.
Ganggang yang dipanen dari Ranu Grati terlebih dahulu dijemur hingga kering, kemudian digiling menjadi tepung. Untuk menurunkan kadar serat kasar agar lebih mudah dicerna ternak, tepung ganggang tersebut difermentasi sebelum dicampurkan ke dalam pakan.
Salah satu siswa, Kurniawan Tri Yulianto, mengatakan pemanfaatan ganggang hijau ini berangkat dari keinginan mencari bahan pakan alternatif yang mudah diperoleh dan memiliki nilai manfaat bagi peternak.
“Kami mencoba memanfaatkan ganggang yang melimpah di Ranu Grati agar memiliki nilai guna dan bisa menjadi campuran pakan ternak,” katanya, Selasa (9/6/2026).
Tak sekadar menjadi alternatif yang lebih ekonomis, hasil uji coba menunjukkan campuran tepung ganggang hijau memberikan dampak positif terhadap kualitas telur. Pakan tersebut diberikan sebanyak 7,5 persen dari total ransum harian ayam petelur.
Guru pendamping SMKN 1 Grati, Yu’la Diana, menjelaskan penelitian dilakukan pada ayam petelur berusia di atas 60 minggu yang umumnya mengalami penurunan kualitas produksi.
“Dari hasil perbandingan, telur yang dihasilkan memiliki bobot lebih berat, cangkang lebih tebal, dan warna kuning telur lebih pekat dibandingkan ayam yang tidak mendapatkan campuran ganggang,” ujarnya. (don)




















