DS Cup 2026 Batal Digelar, Panitia Singgung Dugaan Uang Parkir Masuk Kantong Pribadi

13

Purwodadi (WartaBromo.com) – Turnamen sepak bola DS Cup Open Tournament 2026 yang sebelumnya dipromosikan secara besar-besaran dipastikan batal digelar. Kepastian tersebut disampaikan panitia melalui surat resmi yang ditandatangani Ketua Panitia Sonny Nur Rohman dan diunggah melalui akun Instagram resmi DS Soccer Field.

Sebelumnya, turnamen ini menjadi perhatian pecinta sepak bola tarkam di Pasuruan. Panitia bahkan telah menyiapkan total hadiah Rp200 juta serta menggandeng sejumlah pemain Pasuruan United untuk mempromosikan gelaran tersebut melalui video ajakan kepada masyarakat.

Dalam penjelasan yang disampaikan melalui kolom komentar unggahan resmi DS Soccer Field, panitia mengungkapkan pembatalan turnamen dipicu tidak tercapainya kesepakatan dengan warga sekitar terkait pengelolaan parkir.

Panitia menjelaskan, sejak awal mereka menginginkan sistem pengelolaan parkir dilakukan secara bersama dengan pembagian hasil 50:50. Namun, menurut panitia, terdapat pihak dari warga sekitar yang menginginkan hak pengelolaan parkir sepenuhnya atau 100 persen.

Selain itu, panitia menyebut konsep DS Cup 2026 memang dirancang agar menjadi hiburan masyarakat dengan tiket masuk gratis, sehingga pengunjung hanya dibebani biaya parkir yang terjangkau.

Panitia juga menyinggung pengalaman penyelenggaraan DS Cup 2025. Saat itu, menurut mereka, pengelolaan parkir sepenuhnya berada di tangan warga sekitar. Kondisi tersebut disebut berdampak pada tingginya tarif parkir saat babak semifinal hingga final. Dalam penjelasannya, panitia juga menuliskan dugaan bahwa pengelolaan parkir saat itu tidak berjalan baik sehingga pemasukan desa tidak tercatat secara optimal. Klaim tersebut merupakan pernyataan dari pihak panitia dan belum ada tanggapan dari pihak warga yang disebutkan.

Berdasarkan tiga pertimbangan tersebut, panitia akhirnya memutuskan membatalkan penyelenggaraan DS Cup 2026.

“Menyimpulkan dari tiga poin di atas, panitia memutuskan untuk membatalkan gelaran DS Cup 2026 agar menjadi introspeksi para pihak,” tulis panitia dalam penjelasannya.

Pembatalan ini tentu menjadi kekecewaan bagi pecinta sepak bola lokal. Pasalnya, DS Cup selama ini dikenal sebagai salah satu turnamen tarkam bergengsi di Pasuruan yang selalu menyedot perhatian penonton dan menghadirkan pemain-pemain berkualitas.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari perwakilan warga sekitar terkait penjelasan yang disampaikan panitia mengenai alasan pembatalan turnamen tersebut. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.