Gagal Gasak Motor, Residivis Curanmor Babak Belur Dihakimi Warga di Perum Grand Purwodadi Resident

39

Purwodadi (WartaBromo.com) – Aksi pencurian sepeda motor di Perum Grand Purwodadi Resident, Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (25/7/2026) dini hari, berakhir gagal.

Seorang pelaku berhasil ditangkap warga usai kepergok saat hendak membawa kabur sepeda motor milik penghuni perumahan. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban, Choes Sugiarto Satria (29), memarkir sepeda motor Honda Beat hitam bernopol N 6040 BAP di halaman rumahnya, Blok H-19.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, pelaku merusak kunci kontak menggunakan kunci T. Setelah mesin berhasil dinyalakan, pelaku sempat menggeser motor sekitar satu meter. Namun aksi itu dipergoki pemilik rumah yang langsung berteriak “maling”.

Panik karena aksinya diketahui, pelaku menjatuhkan sepeda motor dan berusaha kabur. Korban bersama warga kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap salah satu pelaku.

Polisi yang mendapat laporan segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Polres Pasuruan.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui beraksi bersama seorang rekannya yang kini masih dalam pengejaran polisi.

“Pelaku berperan sebagai eksekutor dengan menggunakan kunci T untuk merusak kunci kontak sepeda motor. Dari pengakuannya, aksi pencurian dilakukan bersama rekannya berinisial ZN yang saat ini masih kami lakukan pengejaran,” ujar Joko

Ia menambahkan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa enam mata kunci T, dua magnet kunci kontak, satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, serta STNK kendaraan tersebut.

“Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan pelaku dan menangkap satu pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri,” tambahnya.

Sementara itu, warga setempat Samsul Arifin, mengungkapkan bahwa dini hari itu diduga ada lebih dari satu pelaku yang masuk ke kawasan perumahan. Menurutnya, komplotan tersebut sempat beraksi di beberapa titik sebelum akhirnya salah seorang pelaku tertangkap.

“Di RT 15 ada tiga rumah yang didatangi. Dari rumah pertama pelaku diduga berhasil membawa satu sepeda motor. Di lokasi lain juga sempat ada motor yang diduga berhasil dibawa kabur. Nah, pelaku yang tertangkap ini diduga orang ketiga,” kata Samsul.

Ia menceritakan, pelaku awalnya sempat membuka gerbang salah satu rumah. Namun pemilik rumah mengetahui gerak-geriknya sehingga pelaku berpindah sasaran ke rumah sebelah yang tidak memiliki pagar.

“Di rumah sebelah motornya diparkir di luar. Saat pelaku hendak membawa motor itu, pemilik rumah mengetahui dan langsung berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan langsung berdatangan, mengejar, lalu berhasil menangkap pelaku,” jelasnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.