Diterjang Gelombang Tinggi, Dua Nelayan Muda Asal Pasuruan Hilang di Perairan Sidoarjo

26

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dua nelayan muda asal Pasuruan dilaporkan hilang setelah pergi mencari ikan di Perairan Sidoarjo, Senin (31/8/2026) dini hari. Hingga Senin malam, M. Yasir (20) dan Lukman Hakim (24) belum ditemukan.

Keduanya diketahui berangkat melaut sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka menggunakan perahu dengan kondisi mesin yang disebut sudah tua dan membawa bahan bakar sekitar lima liter.

Sebelum berangkat, keduanya sempat diingatkan pihak keluarga agar tidak melaut lantaran dinilai belum memiliki pengalaman yang cukup. Namun, Yasir dan Lukman tetap berangkat untuk mencari ikan.

Keduanya kemudian mencari ikan di kawasan Tong Biru, Perairan Sidoarjo. Seorang saksi bernama H. Sodik juga sempat bertemu dengan keduanya saat mencari ikan di sekitar Perairan Kisik.

Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, Yasir dan Lukman belum juga kembali. Keluarga yang mulai khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi, membenarkan adanya laporan dua warga yang belum kembali setelah melaut.

“Informasi yang kami terima, keduanya berangkat mencari ikan sekitar pukul 02.00 WIB. Sampai siang belum kembali, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut,” kata Sugeng, Selasa (1/9/2026).

Menurut Sugeng, titik terakhir keberadaan kedua nelayan berada di wilayah Perairan Sidoarjo, tepatnya kawasan Tong Biru. BPBD Kabupaten Pasuruan kemudian melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Kantor SAR Surabaya.

“Untuk titik terakhir keberadaan mereka berada di Perairan Sidoarjo, kawasan Tong Biru. Kami sudah berkoordinasi dengan Kantor SAR Surabaya untuk upaya pencarian,” ujarnya.

Proses pencarian sementara menghadapi kendala gelombang tinggi di wilayah perairan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan pencarian terhadap kedua nelayan.

TRC Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan telah melakukan asesmen di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton. BPBD Kabupaten Pasuruan juga berkoordinasi dengan BPBD Kota Pasuruan serta Kantor SAR Surabaya.

Yasir terakhir diketahui mengenakan baju berwarna abu-abu dan celana jeans biru panjang. Ia memiliki tinggi sekitar 160 sentimeter dengan kulit sawo matang.

Sedangkan Lukman mengenakan jaket berwarna hitam dan celana jeans. Tingginya sekitar 165 sentimeter dengan kulit sawo matang. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.