Prigen (WartaBromo.com) – Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Suzuki Ertiga bernopol M 1754 TK dan sepeda motor Honda Beat bernopol N 3680 TDI terjadi di Jalan Raya Prigen, tepatnya di sekitar pertigaan kawasan wisata Kakek Bodo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu (16/9/2026)siang.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor, Maudik Rama (25), warga Kecamatan Prigen, mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan Ahmad Warid (31), warga Sumenep, melaju dari arah atas atau kawasan Prigen menuju ke bawah.
Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga bergerak terlalu ke kanan hingga menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Maudik Rama.
Warga setempat, Sulton, yang berada di sekitar lokasi kejadian, menduga pengemudi mobil berada dalam pengaruh alkohol saat kecelakaan terjadi.
“Mobil dari atas, terus turun, sampai di titik lokasi kejadian yang saya lihat tadi itu kondisi sopir dalam keadaan mabuk,” kata Sulton.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Ia menyebutkan, pengendara sepeda motor mengalami sejumlah luka akibat kejadian itu.
“Korban mengalami patah tulang pada kaki kanan, tangan kiri lecet dan robek pada telinga kiri. Korban masih dirawat di RS Sahabat Sukorejo,” ujar Joko.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Mobil Suzuki Ertiga mengalami kerusakan pada lampu kanan, kap depan, spion kanan, dan bemper sebelah kanan.
Sementara itu, sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan pada pelek depan yang bengkok, sepatbor depan pecah, bodi depan pecah, serta bagian tutup atas rusak.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan terhadap pengemudi mobil maupun kepastian penyebab kecelakaan tersebut. Namun pihak kepolisian sementara ini menyebutkan kecelakaan disebabkan karena pengemudi mobil Zuzuki kurang hati-hati.
“Pengemudi mobil kurang hati-hati dan kurang memperhatikan arua lalulintas,” jelas Joko. (Fir)






















