Koran Online 8 Agustus : Warga Pasuruan Jadi Korban Gempa Lombok, hingga “Salju Bromo” Rusak Tanaman

1475
Wi'an Ika Anggraini (43) Ibu Rizky Ayu Pramesti (16) saat memegang foto anaknya, Selasa (7/8/2018). Rizky Ayu Pramesti menjadi korban tewas akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (7/8/2018). (Foto : Willy Abraham )

Beragam peristiwa kami sajikan pada 7 Agustus 2018 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (8/8/2018). Mulai Warga Pasuruan Jadi Korban Gempa Lombok, hingga “Salju Bromo” Rusak Tanaman :

  1. Ditabrak Truk, Penumpang Mobil Mewah ini Dilaporkan Tewas
Mobil Pajero ringsek setelah tertabrak truk di jalan raya kawasan PIER, Selasa (7/8/2018). Seorang ibu, penumpang mobil ini dilaporkan tewas. Foto: Akhmad Romadoni

Bangil (wartabromo.com) – Seorang ibu, penumpang mobil Pajero sport tewas setelah tertabrak sebuah truk tangki, di jalan raya Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/8/2018). Kecelakaan ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Peristiwa di sekitar pintu gerbang kawasan PIER itu, terjadi ketika truk yang dikemudikan oleh Munir melaju dari arah timur ke arah Surabaya. Dengan kecepatan sedang, Munir mencoba mengendalikan kendaraan berbodi besar itu, hingga ia dikejutkan dengan sebuah kendaraan yang tiba-tiba ‘nyelonong’ menyeberang. Kontan saja, kendaraan Pajero sport itu tanpa ampun, tertabrak truk. Simak Selengkapnya.

  1. Warga Kota Pasuruan Jadi Korban Gempa Lombok

Pasuruan (wartabromo.com) – Warga Kota Pasuruan menjadi salah satu korban meninggal dunia saat Gempa Bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Jenazah tiba di Pasuruan pukul 11.30 WIB dan langsung dikebumikan di TPU Bugul Kidul, Selasa (7/8/2018).

Diketahui, korban tersebut bernama Rizky Ayu Pramesti (16) warga kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Saat terjadinya gempa, Esti (sapaan akrab) sedang berada di tempat kerjanya, di Sambas SPA, Pulau Gili Trawangan. Simak Selengkapnya.

  1. “Salju Bromo” Rusak Tanaman Warga Tengger
Petani Tengger sedang memeriksa tanaman kentang miliknya, Selasa (7/8/2018). Frost atau Embun Upas membuat hasil tanaman warga Tengger rusak.

Probolinggo (wartabromo.com) – Embun upas atau frost yang turun di Pegunungan Tengger, Kabupaten Probolinggo merusak tanaman kentang milik warga. “Salju Bromo” yang turun pada puncak kemarau itu, menyebabkan tanaman kering seperti terbakar.

Embun upas biasa turun pada saat suhu di bawah 0° celcius di Kawasan Bromo. Petani kentang pun khawatir dengan kondisi ini. Sebab, jika tanaman terkena frost bisa kering dan menyebabkan kematian. Kondisi itu diawali dengan bintik-bintik kering pada daun kentang. Lama-kelamaan bintik itu semakin membesar dan akan membuat tanaman kentang mati. Simak Selengkapnya.

  1. Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan Akan Cek Bibit Jagung Palsu
Petani saat menunjukkan hasil jagung menggunakan bibit palsu, Senin (6/8/2018). (Foto : Dokumen)

Pasuruan (wartabromo.com) – Dinas Pertanian akan lakukan pengecekan terkait beredarnya bibit jagung palsu di wilayah Kabupaten Pasuruan. Upaya dilakukan untuk memastikan kebenaran dugaan bibit palsu.

Kepala Seksi Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Agus Yasit, sebelumnya mengaku kaget setelah mengetahui terdapat bibit jagung palsu di wilayah kewenangannya. Pasalnya, selama ini pihaknya tidak pernah mendengar keluhan dari petani. Laporan pun tidak pernah ia terima. Simak Selengkapnya.

  1. Persekabpas Ditunjuk Tuan Rumah Liga 3, Askab PSSI dan Menejer Saling Lempar Tanggungjawab

Bangil (wartabromo.com) – Asosiasi PSSI Jawa Timur menunjuk Persekabpas Pasuruan sebagai tuan rumah pelaksanaan babak 16 besar Grup I zona Jawa Timur yang akan dimulai Rabu (8/8/2018) esok.

Hanya saja sangat disayangkan, seperti tak mau rugi, Assosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Pasuruan yang baru melaksanakan konferensi dan memilih ketua barunya, Iswahyudi masih saling lempar tanggungjawab terutama terkait kegiatan tersebut. Simak Selengkapnya.