Koran Online 11 Feb : Australia Danai Pembangunan Jalan Tongas-Bromo hingga Kisah Sukses Pasutri Muda

739

Beragam peristiwa kami sajikan pada 10 Februari 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Senin (11/2/2019). Mulai Australia Danai Pembangunan Jalan Tongas-Bromo hingga Kisah Sukses Pasutri Muda:

  1. Australia Danai Pembangunan Jalan Tongas-Bromo

Probolinggo (wartabromo.com) – Pemerintah Australia akan mendanai peningkatan jalan akses menuju Bromo. Pembangunan itu dimulai dari jalan raya Tongas hingga Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Probolinggo, Prijono menuturkan, peningkatan jalan sepanjang kurang lebih 37 kilometer tersebut, akan dilakukan dalam tiga tahun hingga 2021. Estimasi anggarannya mencapai Rp184 miliar. Pemerintah Australia melalui Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), akan membantu Rp70 miliar. Simak Selengkapnya.

  1. Pohon Beringin di Wonorejo Tumbang, Tutup Jalur Lalu Lintas

Pasuruan (wartabromo.com) – Pohon beringin di jalan raya Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, tumbang, Minggu (10/2/2019). Akibatnya, jalur utama Pasuruan-Malang itupun tertutup.

Pohon beringin itu tumbang, bersamaan dengan hujan deras disertai angin kencang. Bahkan, sebelumnya kilat disusul dengan suara menggelar beberapa kali terdengar. Simak Selengkapnya.

  1. Akui Berat, Gus Irsyad Optimis PKB Raih 18 Kursi di Pemilu 2019
Irsyad Yusuf, Ketua PKB Kabupaten Pasuruan. (Foto: dokumen)

Pasuruan (wartabromo.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan yakini dapat raih 18 kursi di Parlemen. Target ini, meningkat 150% dari perolehan sebelumnya, yakni 12 kursi.

Keyakinan itu disampaikan oleh Ketua PKB Kabupaten Pasuruan, Irsyad Yusuf di sela sebuah acara di kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan, Minggu (10/2/2019). Ia menyatakan target perolehan kursi di pemilihan legislatif 2019 ini disebut realistis dan mampu dikejar, karena Kabupaten Pasuruan dinilai memiliki kultur dan basis dukungan yang kuat. Simak Selengkapnya.

  1. Ilalang Savana Bromo jadi Primadona
Sepasang kekasih, menikmati indahnya ilalang di Padang Savana Bromo. (Foto: Mr. Edis/Baladewe Trans /Bromo Lovers)

Probolinggo (wartabromo.com) – Seiring datangnya musim hujan, ilalang Savana Bromo kini menghijau. Berseminya bunga ilalang di hamparan savana lautan pasir Bromo, tak ayal menjadi favorit wisatawan.

Zona Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali menunjukkan fenomena alam indah. Ilalang dengan bunganya berwarna putih, menghampar bak tumpukan kapas. “Ini saya baru tahu kalau indahnya seperti ini, jadi gak rugi jauh-jauh dari Semarang ke Gunung Bromo,” tutur Dyah Ayu Mustika, Minggu (10/2/2019). Simak Selengkapnya.

  1. Kisah Sukses Pasutri Muda, Produksi Darbuka Hingga Ekspor Ke Mancanegara

Alunan musik bertalu-talu terdengar dari ujung gang Dusun Panci’an, Desa Winongan Lor, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Sayup-sayup irama musik itu, seperti berasal dari alat musik tabuh namun berbeda dengan alunan gendang.

Ternyata, alat musik itu tengah dipukul seorang lelaki bernama Ahmad Najih (30). Menurut warga sekitar, ia memang terkenal sebagai pemain Al-Banjari. Untuk menjawab rasa penasaran, Wartabromo mencoba mengetahui lebih dekat tentang alat musik yang berirama khas Timur Tengah tersebut. Simak Selengkapnya.