Koran Online 27 Mei : Petani Simpan 2 kg Mesiu Terancam Hukuman Mati, hingga LAPAN Ajak Warga Sempurnakan Arah Kiblat

1474

Beragam peristiwa kami sajikan pada 26 Mei 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Senin (27/5/2019). Petani Simpan 2 kg Mesiu Terancam Hukuman Mati, hingga LAPAN Ajak Warga Sempurnakan Arah Kiblat:

  1. Simpan 2 kg Mesiu, Petani Probolinggo Terancam Hukuman Mati

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang warga Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo diamankan polisi karena memiliki bubuk mesiu. Ia pun terancam hukuman mati karena diduga melanggar UU Darurat No. 12 tahun 1951.

Hasan Basri (38) yang tinggal di Dusun Keramat itu, diamankan tim Buser Satreskrim Polres Probolinggo Baru pada Sabtu (25/5/2019) sekira jam 00.15 WIB. Simak Selengkapnya.

  1. Grebek Rumah di Kedungjajang, 2 Pemuda Produksi Petasan Digulung Tim Cobra

Lumajang (wartabromo.com) – Dua rumah asal Dusun Curang Lengkong, Desa Curahpetung, Kecamatan Kedungjajang digrebek Satreskrim Polres Lumajang. Penggrebekan lantaran dua pemuda di rumah tersebut kepergok memproduksi petasan tanpa izin.

Mulanya, petugas melakukan pemetaan wilayah yang disinyalir menjadi tempat adanya “penyakit” masyarakat. Lalu, beberapa warga melaporkan bahwa rumah milik Imam Rudianto (23) dan M. Wahid (25) digunakan sebagai tempat pembuatan mercon. Simak Selengkapnya.

  1. Rehab Rumdin Wabup, Pemkab Pasuruan Siapkan Setengah Miliar
Ilustrasi Rehab rumah. (Gambar: intirakyat)

Pasuruan (WartaBromo) – Pemkab Pasuruan merencanakan untuk merehab rumah dinas Wakil Bupati (Rumdin Wabup) pada 2019 ini. Untuk keperluan itu, anggaran setengah miliar rupiah telah disiapkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman setempat.

Kepastian rencana rehabilitasi Rumdin Wabup itu terlihat pada laman pengadaan elektronik LPSE Kabupaten Pasuruan. Saat ini, rencana tersebut bahkan sudah memasuki tahap pendaftaran lelang dengan kode tender 4966380. Simak Selengkapnya.

  1. LAPAN Ajak Warga Sempurnakan Arah Kiblat, Ada Apa?
Foto : Thomas Djamaluddin, Kepala Lapan RI

Jakarta (wartabromo.com) – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) RI mengajak warga menyempunakan arah kiblat. Hal tersebut supaya arah kiblat lebih akurat, karena disempurnakan dengan bayangan matahari di waktu-waktu tertentu.

Thomas Djamaluddin, Kepala Lapan dalam blog-nya menyebut pemeriksaan ulang kiblat ini karena sebagian besar masjid atau musholla arah kiblatnya ditentukan sekedar perkiraan. Atau mengacu kasar arah kiblat masjid yang sudah ada, dengan menggunakan kompas yang tidak akurat. Simak Selengkapnya.

  1. Pahitnya Kue Mangrove Bikin Ketagihan

Probolinggo (wartabromo.com) – Jelang pekan terakhir Ramadhan, aneka kue kering diburu umat muslim. Salah satunya kue kering berbahan dasar buah mangrove. Rasanya yang unik, renyah dan lezat membuatnya diburu konsumen untuk disajikan saat lebaran.

“Kue mangrove ini mempunyai rasa khas, yakni pahit-pahit gimana gitu. Anak-anak dan keluarga yang lain pada suka. Apalagi bentuknya sama dengan kue-kue yang di pasaran. Makanya saya setiap tahun, membeli kue ini untuk persiapan lebaran nanti,” ujar Romiyati, saat membeli di salah satu UKM kue mangrove Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Minggu (26/5/2019). Simak Selengkapnya.