Polres Pasuruan Bongkar Komplotan Pembobol Rumah, Jaringan Mojokerto

988
Barang bukti setelan pakaian dan handphone yang diambil dalam rumah di Desa Karang Jati, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Insert: Slamet (Hem) dan Budiono (kaos coklat).

Bangil (WartaBromo.com) – Tim Jatanras Polres Pasuruan ungkap jaringan pencuri spesialis dalam rumah. Dua tersangka, masing-masing pelaku dan penadah dibekuk.

Pembobol rumah itu bernama Budiono (45), beralamat di Dusun/Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan, seorang lainnya sebagai penadah bernama Slamet (35), berasal dari Dusun Dayu, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya ditangkap di tempat kos wilayah Kecamatan Pandaan, pada Senin (10/8/2019) dinihari tadi. Mereka diperkirakan sebagai satu komplotan pencuri dalam rumah yang telah meresahkan warga Pasuruan selama ini.

Dari catatan polisi, terakhir aksi pencurian dilakukan pada 19 Juni 2019, dalam rumah di Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

“Keduanya ditangkap di kos-kosan wilayah Pandaan, sekitar pukul 01.00 WIB,” terang AKP Dewa Prima, Kasatreskrim Polres Pasuruan.

Diungkapkan, Budiono bersama Y -seorang pelaku lainnya-, mencongkel pintu bagian belakang, setelah mengendap-endap melewati sawah belakang rumah. Budiono mengaku berperan mengamati kondisi luar, menunggu Y yang beroperasi di dalam rumah.

Aksi pencurian yang dilakukan saat subuh, waktu itu terbilang cukup mendapatkan hasil. Dua buah handphone dan setelan pakian berupa kaos dan celana jins dibawa kabur. Nah, handphone dan pakaian itu kemudian dijual ke Slamet dengan harga cukup murah, sebesar Rp150 ribu.

Terungkap kemudian, bila Budiono selama ini merupakan pencuri kambuhan, pernah dua kali dihukum pada kasus yang sama di Mojokerto. Bahkan, Slamet meski saat ini disangka menjadi penadah, juga memiliki catatan kriminal sebagai residivis pencurian kendaraan bermotor, yang dilakukan di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Polisi dipastikan terus mengembangkan kasus, mengejar Y, pembobol rumah, sekaligus mendapatkan informasi, kemungkinan kompolotan spesialis pencuri dalam rumah ini beraksi di tempat lain. (ono/ono)