New Normal, Pemkab Probolinggo Masih Belum Akan Buka Destinasi Wisata

747

Dringu (wartabromo.com) – Pemerintah pusat telah menggaungkan tatanan baru (New Normal). Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo masih bergeming soal pariwisata.

Musa, selaku Kasi Destinasi Wisata pada Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo menyebut pihaknya belum akan membuka puluhan objek wisata di wilayahnya. Penutupan objek wisata masih akan terus berlangsung sebelum ada keputusan Bupati Probolinggo.

“Hingga saat ini belum ada petunjuk maupun kebijakan terkait pembukaan objek wisata di tengah pandemi Covid-19, baik dari menteri pariwisata maupun dari Bupati Probolinggo,” kata Musa pada Selasa, 2 Juni 2020.

Disporaparbud, kata Musa, menunggu kebijakan dari pusat dan pimpinan daerah terkait dengan pembukaan objek wisata. “Paling dimungkinkan pada saat new normal ke depannya, seluruh objek wisata memberlakukan protokoler kesehatan. Namun, seberapa efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, itu yang masih perlu dikaji lagi,” jelasnya.

Artinya, Pemkab Probolinggo tetap bergeming dengan keputusan menutup puluhan objek wisata yang terdampak pandemi Covid-19. Meski dampak ekonomi pada pelaku wisata dan warga sangat besar. “Kami belum bisa membuka seluruh objek wisata,” lanjutnya.
Ia mengakui wisata merupakan satu bagian yang kena imbasnya. Di mana pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2020 senilai Rp3,4 miliar dipastikan tak mencapai target. Pastinya, hal itu bukan lagi menjadi skala prioritas.

Saat ini kebijakan Pemkab Probolinggo tengah difokuskan pada penanganan Covid-19. “Kalau bicara berapa pendapatan yang hilang selama dua bulan terakhir ini. Diperkirakan pendapatan yang hilang sekitar Rp400 jutaan,” ungkap warga Sukapura itu. (lai/saw)