633 Pasutri di Probolinggo Bercerai Selama Pandemi Corona hingga Lumajang Sekarang Zona Oranye | Koran Online 10 Juli

786
Pengadilan Agama (PA) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Beragam peristiwa kami sajikan pada 9 Juli 2020 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Jumat (10/07/2020). Mulai 633 Pasutri di Probolinggo Bercerai Selama Pandemi Corona hingga Lumajang Sekarang Zona Oranye:

  1. Kawanan Pengeroyok Remaja Pandaan Digulung Polisi

Bangil (WartaBromo.com) – Polres Pasuruan menggulung 6 dari 7 pelaku penculikan dan pengeroyokan seorang remaja asal Kecamatan Pandaan. Kekerasan terjadi dipicu dendam terhadap korban yang dianggap kerap mengintimidasi adik salah seorang pelaku.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Rabu (10/06/2020) lalu, tepatnya di sekitaran Exit Tol Randupitu, Gempol. Simak Selengkapnya.

  1. Tak Lagi Kuning, Lumajang Sekarang Zona Oranye

Lumajang (WartaBromo.com) – Kasus positif Covid-19 di Lumajang tembus 75 warga. Kabupaten Lumajang yang mulanya zona kuning, saat ini menjadi zona oranye.

Dinas Kesehatan Lumajang dalam rilisnya mengungkap, ada 75 warga positif Covid-19. Pada Rabu (8/7/2020) pukul 19.00 WIB, positif Covid-19 di Lumajang bertambah 8 orang. Simak Selengkapnya.

  1. Bupati Lumajang Dipanggil Polda Jatim, Jadi Saksi Pencemaran Nama Baik

Surabaya (WartaBromo.com) – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dipanggil Polda Jawa Timur, Kamis (9/07/2020). Pemanggilan ini terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan salah satu pengusaha, setelah Bupati Lumajang membela istri almarhum Salim Kancil.

Cak Thoriq, sapaan akrabnya mengatakan, pemanggilannya kali ini diduga berkaitan soal kasus tanah yang diadukan oleh istri Salim Kancil, Tijah. Ia saat ini dipanggil dengan status sebagai saksi. Simak Selengkapnya.

  1. Proyek RSUD Grati – Kecamatan Gempol Jadi Temuan BPK

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pembangunan RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan yang dilaksanakan tahun 2019 lalu sempat menyisakan masalah.

Pasalnya, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur menemukan adanya kekurangan volume pekerjaan pada kegiatan milik Dinas Kesehatan (Dinkes) itu. Simak Selengkapnya.

  1. Ekonomi Sulit, 633 Pasutri di Probolinggo Bercerai Selama Pandemi Corona

Kraksaan (wartabromo.com) – Tren perceraian di Kabupaten Probolinggo selama masa pandemi corona mengalami peningkatan. Tercatat ada 633 Kasus dalam 4 bulan terakhir. Penyebabnya adalah perekonomian yang sulit.

“Ada dua faktor yang menjadi faktor utama dalam pecahnya rumah tangga mereka. Pertama dari segi perekonomian keluarga dan yang kedua karena ada perselisihan secara terus-menerus,” ungkap Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Syafiudin pada Selasa, 7 Juli 2020. Simak Selengkapnya.