PGN Dorong Perekonomian Daerah dan Nasional di Proyek Pipa Minyak Rokan

727

Jakarta (WartaBromo.com) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) grup berkomitmen memberikan dukungan terbaik untuk Holding Migas PT Pertamina (Persero). Hal ini agar proses transisi pengelolaan Blok Rokan berjalan lancar. Sekaligus dan dapat meningkatkan pencapaian efisiensi pembiayaan dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional pipa minyak Rokan.

Dalam pembangunan Pipa Transmisi Minyak Rokan tersebut, PGN menargetkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan wilayah. Dikarenakan pembangunan proyek strategis nasional ini melibatkan lebih dari 60% scope konstruksi dan tenaga kerja lokal.

MENANTANG: Kawasan proyek pembangunan pipa blok rokan yang masih alami dan penuh tantangan. Kendati dwmikian, PGN Group sebagai sub holding gas Pertamina tetap berkomitmen memberikan solusi atas kebutuhan energi nasional.

“Dengan pembangunan yang melibatkan sumber daya lokal, maka diharapkan multiplier effectnya mampu berkontribusi secara nyata bagi peningkatan kapasitas SDM dan transfer knowledge di daerah,” ujar Direktur Utama PGN, Suko Hartono, (18/10/2020).

Baca Juga :   Energi Baik, Gas Bumi Makin Dilirik

Menurut Suko, pemberdayaan pengusaha dan tenaga kerja lokal juga turut menunjang pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat di masa krisis. Dari transfer knowledge yang nanti terjadi, dapat memberikan manfaat dalam pengelolaan SDM, khususnya pada aspek pemahaman teknologi dan komersial dalam pembangunan Pipa Minyak Rokan.

“Pembangunan proyek Pipa Minyak Rokan termasuk proyek strategis yang penuh risiko dan berbiaya besar, sehingga dibutuhkan peningkatan penguasaan teknologi dan pemahaman yang baik terhadap aspek komersial. Dua aspek ini menjadi patokan utama, agar hasilnya dapat optimal dan memberikan manfaat yang luas,” imbuh Suko.

TEKNOLOGI DAN PEMAHAMAN: Pembangunan proyek strategis nasional yang cukuk beresiko ini butuh penguasaan teknologi dan pemahaman yang baik terhadap aspek komersial.

Melalui PT Pertagas sebagai pelaksana pembangunan, telah dilakukan kerjasama dalam pengadaan material pipa baja untuk Pipa Minyak Rokan dengan PT Krakatau Steel. Dari kerjasama ini ditargetkan dapat menekan biaya pengadaan material sebesar 16% dan memberikan nilai lebih bagi industri baja dalam negeri karena menjadi upaya peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN).

Baca Juga :   PGN Jamin Pasokan dan Layanan Gas Bumi Aman Selama Idul Fitri 2020

“Pada prinsipnya pembangunan Pipa Minyak Rokan ini menjadi upaya untuk mendorong efisiensi anggaran energi di Indonesia, seiring dengan upaya pemerintah untuk mengurangi impor minyak. Dengan nilai CAPEX USD 300 juta, optimasi efisiensi yang didapatkan sebesar USD 150 juta atau sekitar Rp2,1 Triliun, karena nilai alokasi CAPEX pada awalnya sebesar USD 450 juta,” ungkap Suko.