Bu Fatma Borong Barang Dagangan UMKM Kota Pasuruan

737
MBORONG: Fatma Saifullah Yusuf ketua TP PKK Kota Pasuruan memborong produk-produk UMKM Kota Pasuruan di stan pameran di Gedung Kesenian Kota Pasuruan (10/5/2021).

Pasuruan (Wartabromo.com)– Bazar produk UMKM Kota Pasuruan kali ini berlangsung meriah. Hampir seluruh stan hanya tersisa sedikit produk dagangannya. Itu karena Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan bersama ASN di lingkungan Pemkot Pasuruan memborong barang dagangan perajin UMKM.

Puluhan pedagang dan perajin di stan yang berjajar di Gedung Kesenian Kota Pasuruan (10/5/2021) tampak sumringah karena dagangan mereka laris manis. Sumini misalnya, salah satu perajin batik tulis dari Kelurahan Bugul Kidul itu mengaku terbantu dengan bazar yang digela Dinas Koperasi dan UMKM bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan itu. Ia mengaku, baru di tahun ini produknya laris manis.

“Baru di pameran tahun ini dagangan saya banyak terjual. Alhamdulillah, sangat senang karena sejak pandemi penjualan banyak tersendat,” ujar pemilik batik merk Inayah tersebut pada Warta Bromo.

Dari pantauan Warta Bromo barang dagangan UMKM tersebut juga diborong habis oleh Fatma Saifullah Yusuf. Perempuan yang menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan itu memborong banyak produk yang dipamerkan. Beberapa produk dibeli dengan uang pribadinya seperti saat membeli kain batik Aldys Cemara.

MBORONG: Fatma Saifullah Yusuf ketua TP PKK Kota Pasuruan memborong produk-produk UMKM Kota Pasuruan di stan pameran di Gedung Kesenian Kota Pasuruan (10/5/2021).

Menurut Fatma, produk-produk yang dipamerkan dinilai sudah cukup bagus. Tapi, beberapa di antaranya masih membutuhkan sentuhan di perbaikan kemasan.

“Saya sampaikan untuk kemasan untuk dibikin lebih menarik. Tapi, rata-rata sudah baik. Dan yang dihadirkan juga produk khas yang di daerah lain tidak ada,” ujar Fatma.

Lebih lanjut, perempuan yang juga menjabat sebagai ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Timur itu ingin rutin menggelar acara dengan tema yang sama. Kondisi perekonomian yang berdampak kepada turunnya omset pelaku UMKM menjadi perhatiannya.

“Ke depannya akan saya minta digelar rutin karena pandemic saat ini sangat berdampak bagi usaha kecil seperti UMKM ini. Harus kami berikan semangat pada mereka agar tetap terpacu menghasilkan produk-produk dan nilai jualnya,” tandasnya. (lel/day/**)