Berkenalan dengan TV Digital

1704

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemerintah sedang gencar melakukan migrasi dari TV analog menjadi digital. Di Pasuruan sendiri, maksimal penghentian tv analog yakni November 2022.

Proses migrasi sudah mulai dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia. Meski demikian, masih banyak warga yang masih belum mengetahui tentang apa itu TV digital. 

Berdasarkan polling yang dilakukan WartaBromo pada 9 Agustus kemarin, sebanyak 76% warganet belum mengetahui apa itu TV Digital. Persentase itu terdiri dari 179 warganet.

WartaBromo kemudian mengulik apa itu TV Digital dengan melakukan wawancara bersama Kokoh Arie Hidayat, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Pemkot Pasuruan. Simak ya…

Apa itu TV Digital?

TV digital adalah televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi.

Baca Juga :   TV Analog Migrasi ke Digital, Ini Kelebihannya

Baca juga: TV Analog Migrasi ke Digital, Ini Kelebihannya

Mengapa melakukan migrasi ke digital? Bedanya apa?

Untuk meningkatkan kualitas siaran ke masyarakat. Kalau pakai TV analog gambarnya tidak jernih, seperi ada semutnya. Sementara TV digital tidak. Lebih jernih dan jelas.

Selain itu, TV analog menggunakan frekuensi 700 MHz yang bebannya makin tinggi. Jadi apabila bermigrasi ke TV digital, nanti bisa dialokasikan ke yang lain. Selain itu, frekuensi tersebut juga bisa digunakan untuk kepentingan yang lain, seperti layanan kebencanaan.

Selain itu, swasta dan warga bisa tahu tontonan kesukaan, atau analitik dari sebuah tayangan. Itu bisa menggerakkan ekonomi karena diketahui pihak ketiga seperti stasiun televisi, untuk mengerti tontonan kesukaan warga.

Baca Juga :   Satgas Covid-19 Coret Anggaran Kominfo Rp 544 Juta

Baca juga: Pemerintah Mulai Matikan TV Analog, Pasuruan; Probolinggo dan Lumajang Kapan?

Apakah TV Digital berbayar ?

Tidak. TV digital ini gratis karena bersifat free to air. TV digital seperti TV analog, dengan menggunakan antena biasa. Hanya saja perangkat yang digunakan juga harus digital, yakni TV yang bisa menangkap siaran digital. Seperti TV dengan layar flat, yang memiliki tanda digital.

Namun apabila warga masih menggunakan tv cembung atau tabung, maka bisa membeli Set To Box supaya bisa menikmati TV digital.

Pemerintah berencana memberikan STB untuk warga yang kurang mampu. Namun sampai saat ini di Kota Pasuruan masih belum ada. Kita tunggu sampai tahun depan, karena rencananya migrasi tahun depan November 2022.

Baca Juga :   Waduh! Ada 54 Berita Hoaks Terkait Virus Corona

Apakah TV digital menggunakan internet?

Tidak berbayar dan tidak menggunakan internet. Hanya menggunakan antena yang biasa dipakai.

Bagaimana efeknya ke TV Kabel

Kalau sudah pakai TV kabel, ya TV kabel. Karena sudah berbeda.Tidak ada efeknya. Karena TV kabel kan berbayar, jadi berbeda, tidak berpengaruh. 

Kalau TV kabel kan ada banyak saluran yang mereka tampilkan, nah kalau TV digital ya channel yang sesuai itu yang ditampilkan. 

Sementara itu Kokoh menambahkan, di wilayah Kota Pasuruan khususnya dipastikan aman untuk menangkap sinyal TV digital. Sebab wilayahnya datar saja, tidak ada blind spot dan lain sebagainya. Sehingga data tangkapnya juga baik, dengan kualitas tayangan jernih.
(**/**)

Simak videonya: