Pemkot Pasuruan Mutasi Ratusan ASN, Sekda Jadi Staf Ahli hingga Lantik Dirut PDAM Baru

14

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemerintah Kota Pasuruan kembali melakukan perombakan besar dalam struktur birokrasi. Sebanyak 138 aparatur sipil negara (ASN) dimutasi dan dilantik langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, Kamis (30/4/2026) di Gedung Kesenian Darmoyudo.

Mutasi tersebut mencakup berbagai level jabatan, mulai dari pejabat tinggi pratama (eselon II), administrator, hingga pengawas. Selain itu, terdapat penunjukan direktur baru untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta pejabat fungsional yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala UPT.

Sejumlah posisi strategis mengalami pergeseran. Di jajaran eselon II, Rudiyanto ditunjuk sebagai Staf Ahli Sosial Budaya dan Sumber Daya Manusia, Sahari Putro sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana, serta Yudie Andi Prasetya menjabat Kepala Dinas Sosial. Siti Rochana kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sementara Lucky Danardono mengisi posisi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kokoh Arie Hidayat bergeser menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah. Jabatan Direktur PDAM Kota Pasuruan dipercayakan kepada Yudi Wibowo.

Mas Adi menegaskan bahwa mutasi ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi.

“Hari ini kita dihadapkan dengan tantangan baru, mulai dari pengurangan TKD hingga perubahan regulasi. Semua itu harus direspons dengan cepat, adaptif, dan inovatif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepekaan terhadap persoalan sosial di masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat kini semakin aktif menyuarakan kritik melalui berbagai platform.

“Sekarang masyarakat berperan sebagai citizen journalism. Ketika ada pelayanan yang kurang, langsung disuarakan. Ini harus cepat ditangkap, terutama oleh jajaran paling bawah,” imbuhnya.

Ia juga menyebut bahwa pejabat yang baru dilantik harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta memetakan persoalan dari tingkat dasar. Hal ini juga menjadi alasan dilakukannya pengisian sejumlah posisi yang sebelumnya kosong, khususnya di tingkat kelurahan.

Khusus kepada Direktur PDAM yang baru, ia meminta adanya peningkatan kualitas layanan secara signifikan. Modernisasi sistem dan pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

“Kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas, tanpa mengesampingkan kesejahteraan pegawai,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukan hanya tanggung jawab administratif, tetapi juga amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral.

“Jalankan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab, karena ini bukan hanya kepada negara dan masyarakat, tapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.