BPJS Ketenagakerjaan Perkenalkan Model Baru Perlindungan Sosial, Ahli Waris Disiapkan Jadi Pengusaha

8

Pasuruan (WartaBromo.com) – BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat peran perlindungan sosial dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan. Tak hanya menyalurkan santunan kepada peserta, lembaga tersebut kini mendorong ahli waris penerima manfaat agar mampu bangkit secara ekonomi melalui program literasi keuangan dan kewirausahaan.

Langkah itu diwujudkan melalui kolaborasi bersama Grab Indonesia dalam penyelenggaraan pelatihan bagi ahli waris penerima manfaat, mitra pengemudi aktif maupun nonaktif, serta pekerja sektor informal di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Malang, Jumat (26/6/2026).

Program ini menjadi pilot project pertama di Jawa Timur dan diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja, mengatakan tantangan BPJS Ketenagakerjaan saat ini bukan hanya membayarkan manfaat, tetapi juga memastikan pekerja terlindungi sekaligus mampu bangkit setelah menghadapi risiko sosial ekonomi.

Potensi pekerja yang harus kami lindungi masih sangat besar. Karena itu, pencapaian Universal Coverage Jamsostek tidak mungkin dilakukan sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, hingga mitra strategis seperti Grab Indonesia menjadi kunci untuk memperluas perlindungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja, ujarnya.

Sepanjang 2026, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur telah menyalurkan manfaat senilai sekitar Rp3,2 triliun. Namun, menurut Irvansyah, besarnya santunan tidak akan berdampak optimal apabila tidak disertai kemampuan mengelola keuangan secara produktif.

Kami ingin santunan menjadi modal untuk bangkit, bukan habis untuk konsumsi sesaat. Karena itu, ahli waris perlu dibekali literasi keuangan, keterampilan berwirausaha, dan pendampingan agar mampu membangun usaha yang berkelanjutan. Perlindungan yang kami hadirkan bukan hanya memberikan manfaat, tetapi juga menciptakan masa depan yang lebih baik bagi keluarga peserta,” katanya.

Ia menambahkan, Grab Indonesia dipilih sebagai mitra karena memiliki ekosistem pelatihan dan pengembangan kapasitas yang telah terbukti mampu meningkatkan kompetensi mitra pengemudi hingga berkembang menjadi pelaku usaha.

“Kami berharap para ahli waris tidak hanya mampu bertahan setelah menerima santunan, tetapi juga naik kelas menjadi wirausaha yang mandiri. Inilah arah baru perlindungan sosial yang ingin kami bangun,” tambahnya.

Pemerintah Kota Malang turut mengapresiasi kolaborasi tersebut. Sekretaris Daerah Kota Malang yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Diah Ayu Kusuma Dewi, menilai program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.

“Santunan bukanlah akhir dari perlindungan, melainkan awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Kami berharap dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara produktif sehingga mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang, Zulkarnain Mahading, menjelaskan peserta memperoleh pembekalan mulai dari literasi keuangan, pengelolaan keuangan keluarga, strategi memulai usaha, pemanfaatan platform digital, hingga pengembangan UMKM berkelanjutan.

“Harapannya, peserta tidak hanya mampu mengelola santunan dengan bijak, tetapi juga memiliki keterampilan untuk membangun sumber penghasilan baru sehingga kesejahteraan keluarga dapat terjaga dalam jangka panjang,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen memperluas perlindungan pekerja, Pemerintah Kota Malang juga terus memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk mendaftarkan pekerja sektor informal ke BPJS Ketenagakerjaan.

Pada 2026, sebanyak 3.200 pengemudi ojek online telah menjadi peserta, termasuk sekitar 1.500 mitra pengemudi Gojek, sebagai upaya memperkuat perlindungan bagi para penggerak ekonomi daerah. (jun/**)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.