Diduga Bakar Kasur dengan Rokok, Rumah Pria ODGJ di Beji Dilalap Api

30

Beji (WartaBromo.com) – Sebuah rumah milik warga di Dusun Ngayunan RT 13 RW 03, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, terbakar pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Beruntung, penghuni rumah berhasil diselamatkan warga sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Rumah tersebut dihuni oleh Agus Suhatta (44), seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tinggal seorang diri. Kebakaran pertama kali diketahui warga yang sedang berkumpul di pos kamling tidak jauh dari lokasi. Mereka melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang muncul dari bagian atap rumah korban.

“Saat melihat asap dan api, kami langsung berteriak ‘kebakaran’ dan berlari menuju rumah Hatta. Pintu rumah kami dobrak karena terkunci. Ketika diminta keluar, Hatta tidak mau sehingga saya bersama Rudianto terpaksa menariknya keluar secara paksa untuk menyelamatkannya,” ujar Rustam, salah seorang warga.

Sementara itu, warga lainnya berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak lama kemudian, petugas tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api sebelum merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Meski demikian, bagian atap rumah korban dilaporkan ambruk akibat dilalap api.

Kepala Desa Kedungringin, Rizky Wahyuni, mengapresiasi kesigapan warga yang bergerak cepat sehingga kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun meluas ke permukiman sekitar.

“Alhamdulillah warga tanggap dan petugas pemadam segera datang sehingga api tidak menyebar ke rumah tetangga serta tidak mengakibatkan korban jiwa. Dugaan sementara, Hatta sengaja membakar kasurnya menggunakan rokok,” ujar Rizky, Kamis (2/7/2026).

Rizky menjelaskan, Agus telah lama mengalami gangguan jiwa. Kondisi tersebut semakin memburuk setelah berpisah dengan istrinya dan kedua orang tuanya meninggal dunia. Selama ini, korban tinggal seorang diri di rumah yang biasanya dikunci dari luar.

“ODGJ sudah cukup lama. Setelah pisah dengan istrinya dan orang tuanya meninggal, dia tinggal sendirian. Rumahnya memang dikunci. Kemungkinan rokoknya dibuang ke kasur, tahu-tahu rumah sudah kebakaran sekitar pukul 23.00 WIB,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Agus sebelumnya pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Namun, setelah sekitar dua pekan dirawat, ia dipulangkan dan kembali tinggal seorang diri. Menurut Rizky, keluarga korban juga dinilai kurang terbuka terkait penanganan kondisi Agus.

Meski sebagian bangunan terbakar, rumah tersebut masih dapat ditempati. Pemerintah Desa bersama Dinas Sosial telah memberikan bantuan berupa kasur, sementara kebutuhan makan sehari-hari korban selama ini dibantu oleh pemerintah desa, bukan warga sekitar.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Beji, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan agar yang bersangkutan kembali menjalani perawatan di RSJ Lawang. Langkah ini perlu dilakukan demi keselamatan yang bersangkutan maupun warga sekitar agar kejadian serupa tidak terulang dan berpotensi menimbulkan korban jiwa,” pungkas Rizky. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.