Wajah Melorot Bisa Jadi Bell’s Palsy, Ini Penyebab dan Gejalanya

12

Pasuruan (WartaBromo.com) – Wajah yang tiba-tiba tampak melorot di salah satu sisi sering kali membuat seseorang panik karena dikira mengalami stroke. Padahal, kondisi tersebut belum tentu disebabkan oleh stroke.

Salah satu penyebab yang cukup sering terjadi adalah Bell’s palsy, yaitu gangguan pada saraf wajah yang menyebabkan kelumpuhan sementara pada otot wajah. Kondisi ini terjadi karena ada gangguan pada saraf wajah (saraf fasialis).

Saraf ini berfungsi mengendalikan berbagai gerakan wajah, seperti tersenyum, mengedipkan mata, mengangkat alis, hingga mengernyitkan dahi. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang berusia 15–60 tahun, ibu hamil, penderita diabetes, dan orang yang sedang mengalami infeksi saluran pernapasan seperti flu.

Penyebab Bell’s Palsy

Penyebab pasti Bell’s palsy masih belum diketahui. Namun, para ahli menduga kondisi ini terjadi akibat peradangan atau pembengkakan pada saraf wajah sehingga sinyal dari otak ke otot wajah menjadi terganggu.

Peradangan tersebut diduga dipicu oleh infeksi virus, di antaranya:

  • Virus herpes simplex (penyebab herpes di bibir)
  • Virus varicella-zoster (penyebab cacar air dan herpes zoster)
  • Virus influenza
  • Virus Epstein-Barr
  • Cytomegalovirus (CMV)
  • Berbagai virus penyebab infeksi saluran pernapasan lainnya

Faktor Risiko Bell’s Palsy

Beberapa kondisi dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami Bell’s palsy, yaitu:

  • Berusia antara 15 hingga 60 tahun.
  • Memiliki riwayat keluarga dengan Bell’s palsy.
  • Sedang hamil, terutama pada trimester ketiga.
  • Mengalami flu atau infeksi saluran pernapasan.
  • Menderita diabetes.
  • Memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi).

Meski sama-sama menyebabkan wajah tampak tidak simetris, Bell’s palsy berbeda dengan stroke. Pada Bell’s palsy, kelumpuhan hanya terjadi pada otot wajah.

Sementara itu, stroke biasanya disertai gejala lain seperti kelemahan pada lengan atau kaki, bicara pelo, gangguan keseimbangan, hingga penurunan kesadaran. Jika kelumpuhan wajah disertai gejala tersebut, segera cari pertolongan medis karena bisa menjadi tanda stroke. (Jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.