El Nino Menguat, BMKG Prediksi Kemarau Jatim Berlanjut hingga November

151

Surabaya (WartaBromo.com) — Fenomena El Nino turut memperpanjang musim kemarau di Jawa Timur pada 2026. Kondisi tersebut menyebabkan periode tanpa hujan berlangsung lebih lama di sejumlah wilayah.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Retno Wulandari, mengatakan kemarau tahun ini dipengaruhi dua kondisi, yakni pola musim kemarau dan fenomena iklim global.

Pada musim kemarau, Jawa Timur berada di bawah pengaruh Monsun Australia yang membawa massa udara relatif kering dari Australia. Kondisi atmosfer tersebut membuat pembentukan awan hujan menjadi lebih terbatas.
“El Nino memperkuat dan memperpanjang kemarau tahun ini,” kata Retno, Kamis (24/9/2026).

Menurut dia, pengaruh El Nino juga membuat awal musim hujan 2026/2027 berpotensi datang lebih lambat dibandingkan kondisi normal.

BMKG memprediksi fenomena tersebut masih bertahan hingga awal 2027 dan saat ini menunjukkan penguatan.

Kondisi kering diperkirakan masih berlangsung dalam dua bulan ke depan. Oktober menjadi salah satu periode yang perlu mendapat perhatian karena curah hujan di hampir seluruh wilayah Jawa Timur diprediksi masih rendah.

Curah hujan di sebagian besar wilayah diperkirakan berada pada kisaran 0-20 milimeter hingga 21-50 milimeter per bulan.

“Periode tanpa hujan panjang masih berpotensi berlanjut,” ujar Retno.

Memasuki November, curah hujan diperkirakan mulai meningkat di sejumlah wilayah. Namun, sebagian besar Jawa Timur masih berada dalam kategori rendah hingga menengah.

Dengan kondisi tersebut, kekeringan meteorologis masih menjadi perhatian.

Berdasarkan pemantauan BMKG per 20 September 2026, Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut di sejumlah wilayah Jawa Timur telah mencapai lebih dari 60 hari.

Durasi tersebut masuk dalam kategori kekeringan ekstrem. Pada dasarian II September, distribusi curah hujan di Jawa Timur juga secara umum masih berada dalam kategori rendah.

BMKG memperkirakan kondisi mulai berubah pada Desember 2026. Curah hujan diprediksi meningkat sehingga periode kering perlahan berakhir. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.