Puluhan Tahun Menunggu, Jalan di Tiris Probolinggo Kini Diperbaiki, Akses Wisata Makin Terbuka

9

Probolinggo (WartaBromo.com) — Setelah puluhan tahun menanti, ruas jalan yang menghubungkan kawasan Condong-Segaran di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mulai mendapat penanganan.

Perbaikan jalan itu tidak hanya ditujukan untuk memperlancar mobilitas warga. Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga menempatkannya sebagai bagian dari upaya membuka akses menuju kawasan wisata, termasuk objek wisata Air Panas di Desa Segaran.

Kondisi infrastruktur tersebut dipantau langsung Bupati Probolinggo Mohammad Haris saat melakukan monitoring dan evaluasi sejumlah pembangunan di Kecamatan Tiris, Kamis (24/9/2026).

Bupati bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hengki Cahyo Saputra meninjau sejumlah ruas jalan dengan menggunakan motor trail.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Ruas Jalan Condong-Segaran. Bupati Probolinggo mengatakan, jalan tersebut telah lama tidak tersentuh perbaikan.

“Jalan ini sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan,” ujar Gus Haris, sapaan akrabnya.

Tahun ini, pemerintah daerah mulai melakukan penanganan. Ia berharap kondisi jalan yang lebih baik dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan.

“Semoga masyarakat ikut merawat jalan yang sudah bagus dan nyaman,” katanya.

Perbaikan infrastruktur juga menyasar jalan menuju objek wisata Air Panas di Desa Segaran.
Ruas sepanjang sekitar 558 meter tersebut dibangun dengan konstruksi beton mutu K300. Lebarnya bervariasi mengikuti kondisi lapangan, dengan lebar umum sekitar 3,5 meter.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra mengatakan ruas tersebut menjadi salah satu akses pendukung menuju kawasan wisata.

“Ini penunjang akses menuju objek wisata Air Panas,” kata Hengki.

Menurut Hengki, konstruksi jalan tersebut masih mampu menopang kendaraan dengan muatan sekitar 10 hingga 12 ton.

Selain jalur menuju Air Panas, penanganan dilakukan pada Ruas Jalan Condong-Segaran sepanjang sekitar 5,6 kilometer. Ruas itu terbagi menjadi dua segmen, masing-masing sekitar 2,9 kilometer dan 2,7 kilometer.

Lebar jalan sekitar lima meter, dengan badan jalan hotmix sekitar empat meter dan bahu beton di kedua sisi.

Gus Haris mengatakan pembangunan jalan memiliki keterkaitan langsung dengan pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Akses jalan memberikan efek berantai terhadap ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Peningkatan akses juga dilakukan melalui pavingisasi di sejumlah kawasan wisata. Menurut Gus Haris, penanganan tersebut terutama diarahkan ke destinasi yang sulit dijangkau dengan konstruksi hotmix.

Pavingisasi sejumlah destinasi wisata juga dikebut menjelang agenda festival daerah.

“Kalau paving sudah selesai, kita akan lebih agresif,” kata salah satu pengasuh Pondok Zainul Hasan Genggong itu.

Pemerintah daerah berharap peningkatan akses tersebut dapat membuat perjalanan menuju destinasi wisata di wilayah Tiris semakin mudah. Pada saat yang sama, aktivitas ekonomi warga di sekitar kawasan wisata diharapkan ikut bergerak.

Namun, pembangunan jalan juga menghadapi tantangan berupa kendaraan dengan muatan berlebih.

Wilayah Tiris dan Krucil merupakan salah satu kawasan industri kayu. Aktivitas angkutan hasil kayu cukup tinggi sehingga pemerintah meminta masyarakat, kepala desa, dan pelaku usaha ikut menjaga kondisi jalan.

Gus Haris mengingatkan agar kendaraan tidak membawa muatan melebihi kapasitas jalan.
“Jangan sampai terjadi overtonase sehingga jalan cepat rusak,” ujarnya.

Menurut dia, kualitas konstruksi saja tidak cukup untuk menjamin umur jalan. Pemeliharaan dan penggunaan jalan sesuai ketentuan juga menentukan daya tahan infrastruktur.

Selain mengecek pembangunan jalan, Gus Haris meninjau pembangunan drainase di Dusun Curah Pakis dan Dusun Jebun, Desa Jangkang, serta sejumlah ruas jalan lain, termasuk Tlogoargo-Andungsari dan Ranuagung-Ranu.

Dengan perbaikan sejumlah ruas tersebut, Pemkab Probolinggo menargetkan konektivitas wilayah Tiris semakin baik. Jalan tidak hanya menjadi sarana perjalanan warga, tetapi juga menjadi penghubung antara permukiman, pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan destinasi wisata. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.