Serawung, Merawat Seni dari Ruang Perjumpaan

61

Kraksaan (WartaBromo.com) — Seni tidak selalu tumbuh dari panggung besar atau gedung pertunjukan. Terkadang, ia bersemi dari perjumpaan sederhana, ketika orang-orang berkumpul, berbagi cerita, mempertunjukkan karya, dan menemukan gagasan baru. Semangat itulah yang terasa dalam Serawung, pertemuan para seniman dan pegiat kebudayaan di Kafe Teras Sondhuk, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo pada Sabtu malam (24/10/2026).

Digelar dengan melibatkan sejumlah seniman lokal, Serawung menjadi ruang perjumpaan lintas disiplin seni. Musikalisasi puisi, pertunjukan musik etnik kontemporer oleh ABANE, bincang karya bersama kurator seni Yudha Prihantanto dari Pasuruan, serta live painting oleh Indra Lukmana dan Fafa mewarnai kegiatan tersebut.

Seni juga hadir dalam bentuk yang lebih dekat dengan keseharian. Sejumlah anak yang datang bersama pengunjung turut mewarnai kertas bergambar yang disediakan panitia. Di tengah pertemuan para seniman dan pegiat budaya, aktivitas sederhana itu menghadirkan gambaran bahwa pengenalan seni dapat dimulai sejak dini, tanpa harus dibatasi sekat ruang dan usia.

Sejumlah tokoh turut hadir, antara lain dr. Hamid Nawawi, Sp.A., aktivis senior yang tinggal di Madura; Cak Memet, aktivis Lesbumi sekaligus penggerak budaya Probolinggo; serta Gus Benny, pengasuh Pondok Pesantren Budaya Jolotundo, Mojokerto. Hadir pula perwakilan ormas kepemudaan, perwakilan komunitas seni, dan mahasiswa seni Universitas Islam Zainul Hasan.

Yudha Prihantanto, yang turut menggagas nama Serawung, memandang pertemuan tersebut sebagai kesempatan untuk mempertemukan pelaku seni yang selama ini bergerak di lingkungan masing-masing. Serawung dimaknai sebagai ruang untuk berinteraksi, bertukar pikiran, dan membuka kemungkinan kerja bersama.

Di tengah beragam ekspresi yang ditampilkan, satu gagasan mengemuka: kesenian tidak cukup berhenti pada penciptaan karya. Seni juga memiliki tanggung jawab sosial, yakni menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Pandangan itu disampaikan Indra Lukmana, seniman seni rupa asal Kecamatan Krejengan. Baginya, proses berkesenian perlu berjalan beriringan dengan kesediaan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Seniman tidak hanya dituntut menghasilkan karya, tetapi juga dapat membuka jalan bagi orang lain untuk mengenal dan mencintai seni.

“Seniman yang terpenting terus berkarya. Namun, kita juga perlu memikirkan apa yang bisa diberikan kepada orang lain, misalnya melalui ruang belajar, berbagi pengalaman, dan mengenalkan seni kepada generasi muda,” ujar Indra.

Gagasan tersebut menempatkan seni bukan semata-mata sebagai ekspresi personal, melainkan juga sebagai bagian dari kehidupan bersama. Karya dapat menjadi titik awal, tetapi interaksi dan kebermanfaatan sosial membuat kesenian memiliki hubungan yang lebih kuat dengan masyarakat.

Gandon, seniman lokal yang telah puluhan tahun menekuni seni instalasi, mengingatkan bahwa seni mempunyai tempat tersendiri dalam kehidupan manusia. Seni melengkapi berbagai unsur yang membentuk pengalaman hidup, mulai dari pengetahuan, keyakinan, hingga cinta.

“Dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan agama hidup menjadi terarah, dengan cinta hidup menjadi bergairah, dan dengan seni hidup menjadi indah,” katanya.

Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa seni tidak hanya berurusan dengan keindahan bentuk. Di dalamnya terdapat cara manusia memahami kehidupan, menyampaikan kegelisahan, dan membangun hubungan dengan sesama.

Bagi Noer Syamsi Zakariya, yang akrab disapa Jaka, Serawung juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali potensi kebudayaan Kabupaten Probolinggo. Sebagai pemilik sekaligus pendiri Roma Sondhuk, ia melihat banyak komunitas dan pelaku seni tumbuh dengan kegiatan serta minat masing-masing.

Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa potensi itu tidak sedikit. Tantangannya adalah membangun hubungan agar para pelaku seni dapat saling mengenal, berbagi sumber daya, dan mengembangkan kegiatan bersama.

“Selama ini mungkin kita merasa bergerak sendiri-sendiri. Padahal, Probolinggo kaya akan komunitas dan potensi seni. Saya senang melihat banyak teman dari berbagai bidang bisa berkumpul malam ini,” ujar Jaka.

Menurut dia, kebudayaan merupakan bagian dari identitas masyarakat yang perlu terus digali dan dirawat. Karena itu, ruang pertemuan antarkomunitas menjadi penting agar kegiatan seni tidak berjalan secara terpisah, tetapi berkembang melalui komunikasi dan kolaborasi.

Roma Sondhuk, yang disebut telah memiliki legalitas sebagai rumah bagi pelaku seni dan kebudayaan di Kabupaten Probolinggo, diharapkan dapat mengambil peran dalam proses tersebut. Keberadaan ruang semacam ini membuka kesempatan bagi seniman untuk mempertemukan gagasan, memperlihatkan karya, dan merancang kegiatan kebudayaan.

Jaka mengibaratkan Serawung sebagai upaya mengumpulkan kembali potensi yang selama ini tersebar. Pertemuan itu bukan sekadar menghimpun orang-orang dengan ketertarikan serupa, melainkan juga membangun kesadaran bahwa kehidupan seni membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Serawung ini mencoba mengumpulkan tulang yang berserak. Seniman dari berbagai unsur berkumpul untuk menyatukan komitmen membangun kebudayaan dan kesenian di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Harapan berikutnya adalah menjaga agar perjumpaan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Serawung diharapkan berlanjut melalui pertemuan-pertemuan berikutnya, sehingga komunikasi antarseniman tetap terpelihara dan kolaborasi dapat berkembang.

Sebab, kekayaan kebudayaan suatu daerah tidak hanya diukur dari banyaknya karya atau pertunjukan yang dihasilkan. Ada pula hal yang tak kalah penting, yakni kemampuan para pelakunya untuk saling terhubung, merawat ruang berekspresi, dan mewariskan pengetahuan kepada generasi berikutnya.

Di Probolinggo, Serawung menjadi salah satu ikhtiar untuk memulai proses itu. Dari sebuah kafe, para seniman mencoba membangun ruang bersama, tempat gagasan bertemu dan kesenian menemukan kemungkinan baru untuk tumbuh di tengah masyarakat. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.