Ibu-Ibu Datangi Polsek Wonorejo, Ngaku Tertipu Modus Pinjam KTP, Uang Tak Kembali

9

Wonorejo (WartaBromo.com) – Puluhan emak-emak dari Desa Lebaksari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, mendatangi Mapolsek Wonorejo, Kamis (29/10/2026) siang. Mereka mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh tetangga sendiri, mulai dari peminjaman KTP untuk mengajukan pinjaman koperasi hingga uang yang tak kunjung dikembalikan.

Kedatangan mereka disambut petugas Polsek Wonorejo. Satu per satu, para ibu tersebut menyampaikan keluhan dan menceritakan persoalan yang mereka alami.

Salah seorang warga, Nafiah, warga Dusun Blembem, Desa Lebaksari, mengaku awalnya hanya dimintai KTP oleh seorang perempuan berinisial S. Identitas itu disebut akan digunakan untuk mengajukan pinjaman di koperasi simpan pinjam.

S saat itu berjanji akan bertanggung jawab membayar angsurannya.

Namun, pembayaran angsuran disebut hanya berlangsung beberapa kali. Setelah itu, pembayaran berhenti hingga para pemilik KTP justru didatangi petugas koperasi untuk ditagih.

“Awalnya pinjam KTP, katanya mau digunakan untuk pinjam uang. Ternyata dicicil cuma beberapa aja, sampai sekarang nggak lagi,” kata Nafiah.

Sebagai penjual nasi jagung, Nafiah mengaku masih memiliki tanggungan pinjaman yang belum terlunasi sebesar Rp 13 juta. Ia khawatir karena harus menghadapi penagihan atas pinjaman yang menurut pengakuannya bukan untuk kepentingan pribadi.

“Takut, saya tinggal Rp 13 juta yang belum dibayar,” ujarnya.

Menurut Nafiah, jumlah warga yang mengalami persoalan serupa mencapai lebih dari 25 orang dengan total kerugian hingga ratusan juta. “Kalau dihitung-hitung hampir 25 orang. Katanya total hingga Rp350 juta,” ungkapnya.

Mereka berharap ada penyelesaian agar tanggungan pinjaman tersebut tidak terus membebani para pemilik identitas.

Masalah semakin membuat warga resah lantaran S disebut sudah tidak berada di rumah. Kondisi itu membuat mereka kesulitan meminta pertanggungjawaban dan akhirnya mendatangi kantor polisi untuk mengadukan persoalan tersebut.

Keluhan serupa juga disampaikan Saidah. Ia mengaku pernah meminjamkan uang kepada S tanpa menggunakan KTP. Namun, hingga kini uang tersebut belum dikembalikan. Ia mengaku kecewa karena saat didatangi, S sudah tidak ada di rumah.

Menanggapi kedatangan warga, anggota Polsek Wonorejo memberikan arahan terkait persoalan yang mereka sampaikan. Petugas juga menyampaikan rencana memfasilitasi mediasi dengan melibatkan kepala desa setempat untuk mencari jalan keluar bagi para pihak. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.