Pemerintah Bidik Elektrifikasi 170 Juta Kendaraan, Motor Listrik Jadi Prioritas Awal

8

Jakarta (WartaBromo.com) – Pemerintah menyiapkan langkah bertahap untuk mengalihkan lebih dari 170 juta kendaraan bermesin bensin atau internal combustion engine (ICE) di Indonesia menjadi kendaraan listrik. Program elektrifikasi tersebut disusun dalam peta jalan jangka panjang hingga 2060, dengan sepeda motor sebagai salah satu prioritas awal.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, pemerintah tengah menyusun tahapan peralihan kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik yang diproduksi di dalam negeri. Program ini mencakup sepeda motor, mobil penumpang, bus, hingga kendaraan niaga.

“Ada roadmap untuk kendaraan listrik yang sedang kami siapkan hingga tahun 2060, di mana kita pelan-pelan akan mengganti semua kendaraan (ICE) yang jumlahnya 170 juta lebih itu dengan kendaraan listrik yang diproduksi di Tanah Air kita,” kata Faisol dalam acara Periklindo Electric Vehicle Conference 2026 di Jakarta, Rabu (28/10/2026) dilansir dari oto.detik.com.

Pada tahap awal, pemerintah akan memprioritaskan penggunaan sepeda motor listrik pada periode 2027–2030. Sasaran utamanya meliputi kurir, pengemudi ojek daring, armada perusahaan, kendaraan dinas, serta masyarakat yang tinggal di kota-kota besar.

Setelah itu, jangkauan program direncanakan diperluas ke seluruh provinsi di Indonesia pada periode 2031–2035.

“Lalu pada 2031 hingga 2035 kita akan memperluas ke seluruh provinsi di tanah air kita,” ungkapnya.

Perluasan tersebut diharapkan membuat penggunaan sepeda motor listrik tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau berbagai wilayah lain di Tanah Air.

Selain kendaraan pribadi, elektrifikasi juga diarahkan ke sektor transportasi umum. Pemerintah menargetkan kota-kota yang telah memiliki koridor siap elektrifikasi mulai mengoperasikan bus dan angkutan umum listrik pada periode 2027–2030.

Sementara itu, pengembangan mobil listrik akan difokuskan pada penambahan pilihan kendaraan produksi dalam negeri. Mobil keluarga dan kendaraan kompak menjadi perhatian karena dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Kita juga akan menyiapkan agar pada tahun 2027 hingga 2030 memperluas model yang diproduksi di dalam negeri terutama untuk mobil atau kendaraan keluarga dan kendaraan kompak yang sesuai untuk kebutuhan di Indonesia,” kata Faisol.

Pemerintah juga memasukkan kendaraan niaga dan truk dalam agenda elektrifikasi. Kendaraan tersebut mencakup penggunaan di sektor off-road maupun on-road.

Perusahaan yang mengandalkan kendaraan untuk kegiatan operasional dan angkutan didorong mulai menyiapkan armada listrik sebagai bagian dari peralihan menuju sistem transportasi yang lebih elektris.

Dengan peta jalan hingga 2060 tersebut, pemerintah menargetkan perubahan besar pada ekosistem kendaraan nasional. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, mulai dari kelompok pengguna tertentu hingga perluasan penggunaan kendaraan listrik di berbagai sektor dan wilayah Indonesia. (Jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.