Mahasiswa KKN STAI Al-Yasini Sosialisasikan Pengelolaan Sampah, Rocket Stove, dan Kotak Pengaduan di Desa Panditan Pasuruan

30

Pasuruan (WartaBromo.com) – Mahasiswa KKN STAI Al-Yasini menggelar sosialisasi lingkungan hidup di Desa Panditan, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini mengajak warga mengelola sampah secara mandiri, mengenalkan teknologi rocket stove, sekaligus meluncurkan Kotak Pengaduan Masyarakat.

Sosialisasi melibatkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan dan akademisi.
Penyuluh Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Pasuruan, Dony Danang, menegaskan persoalan sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Ia memaparkan kondisi darurat sampah yang dihadapi berbagai daerah akibat keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Menjaga lingkungan harus dimulai dari skala rumah tangga melalui pemilahan sampah organik dan anorganik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan dampak negatif pembakaran sampah secara terbuka yang dapat mencemari udara, serta pentingnya menjaga sumber daya air melalui perilaku hidup bersih dan pengelolaan limbah yang tepat.

Selain pengelolaan sampah, mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Arofah, memperkenalkan teknologi rocket stove atau kompor roket sebagai teknologi tepat guna yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Inovasi ini dirancang untuk memaksimalkan proses pembakaran sehingga penggunaan kayu bakar lebih hemat dan menghasilkan asap yang jauh lebih sedikit. Arofah juga menjelaskan, rocket stove bekerja dengan prinsip insulasi panas dan aliran udara vertikal, sehingga suhu pembakaran menjadi lebih tinggi dan kayu terbakar lebih sempurna.

“Dengan pembakaran yang optimal, bahan bakar lebih efisien, minim asap, dan lebih sehat bagi pernapasan, khususnya bagi ibu rumah tangga,” jelasnya.

Pada akhir sesi, mahasiswa KKN STAI Al-Yasini, Ainur Rofiqi, mempresentasikan inisiatif pembentukan Kotak Pengaduan Masyarakat sebagai sarana partisipasi publik dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat pelayanan sosial di tingkat desa. Program ini direalisasikan melalui kerja sama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Menurut Ainur, Kotak Pengaduan Masyarakat bukan sekadar wadah penyampaian keluhan, melainkan instrumen kontrol sosial yang konstruktif dan terorganisir. Warga dapat menyampaikan laporan, kritik, maupun saran terkait persoalan lingkungan, pelayanan publik, hingga dinamika sosial yang terjadi di desa.

“Partisipasi masyarakat harus dipermudah. Suara warga tidak boleh terhambat oleh jarak komunikasi. Melalui kotak pengaduan ini, kami ingin memastikan aspirasi dapat tersampaikan lebih cepat dan ditangani secara transparan,” ungkapnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN STAI Al-Yasini berharap tumbuh kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sekaligus terbangunnya budaya dialog yang terbuka, akuntabel, dan berkelanjutan antara masyarakat, BPD, serta pemerintah desa. (Fiq/jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.