Jangan Dibuang! Galon Bekas Ini Bisa Disulap Jadi Kandang Hewan yang Minim Biaya

14

Pasuruan (WartaBromo.com) – Galon air mineral bekas ternyata tidak hanya bisa dijadikan tempat penyimpanan atau wadah tanaman. Dengan sedikit kreativitas, barang bekas ini juga dapat disulap menjadi kandang mini yang fungsional untuk berbagai jenis hewan peliharaan.

Kandang dari galon bekas cocok digunakan untuk hewan berukuran kecil seperti hamster, anak burung, jangkrik, reptil mini, hingga hewan peliharaan sementara yang membutuhkan tempat aman dan nyaman.

Selain lebih hemat biaya dibanding membeli kandang baru, memanfaatkan galon bekas juga menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi limbah plastik rumah tangga.

Lantas, bagaimana caranya?

Bahan dan Alat yang Perlu Disiapkan

Sebelum memulai proses pembuatan, siapkan terlebih dahulu beberapa bahan dan peralatan berikut:

  • 1 buah galon air mineral bekas.
  • Kawat ram atau kawat jaring secukupnya.
  • Cutter atau pisau tajam.
  • Gunting seng atau tang potong.
  • Kabel ties atau kawat kecil sebagai pengikat.
  • Penggaris atau meteran.
  • Spidol untuk membuat pola potongan.

Pastikan galon yang digunakan dalam kondisi bersih dan kering agar tidak menimbulkan bau maupun risiko penyakit bagi hewan yang akan menempatinya.

Cara Membuat Kandang Mini dari Galon Air Bekas

1. Bersihkan Galon Bekas Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mencuci galon menggunakan air bersih dan sabun ringan. Bilas hingga tidak ada sisa sabun maupun kotoran yang menempel. Setelah itu, keringkan galon secara menyeluruh sebelum digunakan.

2. Tentukan Bentuk Kandang yang Diinginkan

Setelah galon bersih, tentukan desain kandang sesuai jenis hewan yang akan dipelihara. Untuk hamster atau reptil kecil, bagian samping galon biasanya dipotong membentuk jendela besar agar area pengamatan lebih luas dan sirkulasi udara lebih baik.

Sementara itu, jika digunakan sebagai sangkar burung kecil, bagian tengah atau perut galon dapat dipotong melingkar sehingga menghasilkan ruang yang lebih lega. Gunakan spidol untuk menggambar pola terlebih dahulu agar hasil potongan lebih rapi dan presisi.

3. Potong Galon Sesuai Pola

Gunakan cutter atau pisau tajam untuk memotong bagian yang sudah ditandai. Lakukan secara perlahan dan hati-hati agar hasilnya tidak bergerigi. Setelah selesai, periksa seluruh tepi potongan dan pastikan tidak ada bagian tajam yang dapat melukai hewan peliharaan.

4. Siapkan Kawat Ram Sebagai Ventilasi

Ukur area lubang yang telah dibuat pada galon, kemudian potong kawat ram sesuai ukuran tersebut. Kawat ram berfungsi sebagai ventilasi sekaligus pengaman agar hewan tetap berada di dalam kandang. Selain itu, material ini membantu menjaga sirkulasi udara sehingga kandang tidak terasa pengap.

5. Pasang Kawat pada Galon

Buat beberapa lubang kecil di sekitar area potongan menggunakan ujung cutter atau paku. Tempelkan kawat ram pada bagian luar atau dalam galon, kemudian ikat menggunakan kabel ties atau kawat kecil melalui lubang yang telah dibuat.

Pastikan seluruh pengikat terpasang kuat agar kawat tidak mudah terlepas. Jika masih terdapat ujung kawat yang tajam, tekuk ke arah luar atau lapisi dengan isolasi.

6. Buat Pintu Kandang

Agar memudahkan perawatan, buat pintu kecil pada bagian kawat ram. Potong sebagian kawat dengan ukuran sekitar 10×10 cm, lalu pasang menggunakan kawat kecil yang berfungsi sebagai engsel sederhana.

Tambahkan pengait agar pintu dapat dibuka dan ditutup dengan aman. Keberadaan pintu akan mempermudah saat memberi makan, mengganti alas kandang, maupun membersihkan bagian dalam.

7. Tambahkan Ventilasi Tambahan

Meskipun sudah menggunakan kawat ram, ventilasi tambahan tetap diperlukan. Buat beberapa lubang kecil pada sisi galon yang masih tertutup untuk membantu pertukaran udara. Namun, pastikan ukuran lubang tidak terlalu besar agar hewan kecil tidak dapat keluar dari kandang.

8. Pasang Alas Kandang

Agar kandang lebih nyaman digunakan, tambahkan alas pada bagian dasar. Beberapa bahan yang dapat digunakan antara lain:

  • Serbuk kayu.
  • Kertas daur ulang.
  • Kain bekas yang bersih.
  • Pasir khusus hewan tertentu.

Selain memberikan kenyamanan, alas kandang juga membantu menyerap kotoran dan menjaga kebersihan lingkungan hewan peliharaan.

9. Tambahkan Tempat Makan dan Minum

Langkah terakhir adalah memasang wadah pakan dan minuman berukuran kecil. Letakkan pada posisi yang mudah dijangkau hewan namun tidak mengganggu ruang geraknya. Jika memungkinkan, pasang wadah pada sisi kandang agar tidak mudah terguling saat digunakan.

Dengan tambahan tempat makan dan minum yang memadai, kandang mini dari galon bekas sudah siap digunakan. (jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.