Terungkap! Dugaan Begal Perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan Ternyata Rekayasa, Motor Dijual Rp1,5 Juta untuk Tutupi Utang

80
Nugroho (tengah), perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan merekayasa kasus pembegalan terhadap dirinya sendiri.

Kraksaan (WartaBromo.com) – Misteri kasus dugaan pembegalan yang sempat menggegerkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap.

Nugroho, perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan yang sebelumnya mengaku menjadi korban pembacokan dan perampasan sepeda motor, ternyata merekayasa seluruh peristiwa tersebut.

Fakta itu terungkap setelah Nugroho memberikan klarifikasi kepada penyidik Polsek Kraksaan pada Rabu (3/6/2026) malam.

Dalam keterangannya, ia mengakui bahwa cerita pembegalan yang sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian publik tidak pernah terjadi.

“Saya menyampaikan klarifikasi atas kejadian viral kemarin. Saya melakukan itu karena khilaf. Saya meminta maaf atas kesalahan saya yang membuat berita hoaks tentang begal. Saya juga meminta maaf kepada masyarakat Probolinggo, Kapolres, dan Kapolsek,” ujar Nugroho.

Ia mengaku nekat membuat skenario pembegalan karena terdesak persoalan ekonomi dan utang yang menumpuk.

“Saya berbuat seperti itu karena saya terdesak kebutuhan. Kejadian begal itu hoaks. Sekali lagi saya meminta maaf,” katanya.

Pengakuan tersebut sekaligus mengakhiri penyelidikan dugaan aksi kejahatan jalanan yang sebelumnya membuat aparat kepolisian bergerak melakukan pencarian pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Kraksaan, IPTU Djuwantoro Setyowadi, menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan tidak pernah terjadi pembegalan sebagaimana yang dilaporkan.

“Yang bersangkutan mengaku sebenarnya tidak dibegal. Luka yang dialaminya dibuat sendiri,” kata Setyo.

Polisi juga menemukan fakta bahwa sepeda motor Honda Beat yang sebelumnya diklaim dibawa kabur pelaku ternyata telah dijual oleh Nugroho kepada temannya.

“Motor itu dijual kepada temannya sendiri dengan harga Rp1,5 juta. Kendaraan tersebut sudah berhasil kami amankan,” ujarnya.

Menurut polisi, tindakan tersebut didorong persoalan utang-piutang yang sedang dihadapi Nugroho. Bahkan sepeda motor yang dijual itu diketahui merupakan milik orang tuanya.

Sebelumnya, warga Probolinggo dibuat geger oleh kabar dugaan pembegalan yang terjadi di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat itu Nugroho mengaku baru saja mengantar istrinya bertugas piket malam di RSUD Waluyo Jati. Ia kemudian mengklaim diserang orang tak dikenal hingga mengalami luka di bagian kepala dan lengan sebelum sepeda motornya dibawa kabur.

Bahkan dalam foto dan video yang beredar di media sosial, Nugroho menjalani perawatan di IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya kejahatan jalanan.

Polsek Kraksaan bahkan sempat melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku yang diduga terlibat.

Namun setelah dilakukan pendalaman, rangkaian keterangan yang disampaikan korban mulai menunjukkan sejumlah kejanggalan hingga akhirnya yang bersangkutan mengakui perbuatannya. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.