Bantaran (WartaBromo.com) – Perselisihan antarguru di sebuah sekolah dasar di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, berujung aksi pembacokan. Seorang guru honorer mengalami luka serius setelah diduga diserang kakek dari rekan kerjanya sendiri.
Korban, Nali (32), guru honorer di SDN 3 Bantaran, mengalami luka bacok di punggung kanan dan harus menjalani perawatan medis. Luka yang dideritanya membutuhkan delapan jahitan.
Kapolsek Bantaran AKP Agus Eko mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 09.55 WIB di ruang guru sekolah.
Menurut hasil penyelidikan awal, pelaku berinisial Mistar (62) diduga mendatangi korban karena tidak terima cucunya terlibat cekcok dengan korban.
“Pelaku datang ke ruang guru dan langsung mengayunkan celurit hingga mengenai punggung korban,” ujar Agus, Senin (20/7/2026).
Usai mengalami luka bacok, korban segera dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum menjalani penanganan lanjutan.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan terduga pelaku.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa yang memicu aksi kekerasan tersebut.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami akan mengusutnya secara menyeluruh sesuai prosedur hukum yang berlaku,” kata Agus.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan lingkungan sekolah dan warga sekitar. Polisi memastikan proses penyidikan terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta di balik dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam itu. (lai/saw)



















