Belum Genap Sebulan, 9 Nyawa Melayang di Jalan Raya Pandaan – Gempol Akibat Kecelakaan Beruntun

24

Pasuruan (WartaBromo.com) – Jalur Surabaya–Malang masih menjadi salah satu ruas dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi di Jawa Timur. Padatnya arus lalu lintas, mulai dari kendaraan pribadi hingga angkutan barang, membuat jalur ini juga memiliki potensi kecelakaan yang cukup besar.

Dalam periode 27 Juni hingga 28 Juli 2026, terdapat dua kecelakaan lalu lintas menonjol yang menelan korban jiwa lebih dari satu orang. Kedua insiden tersebut sama-sama melibatkan kendaraan besar dan mengakibatkan korban meninggal lebih dari satu orang.

Dari rangkaian kejadian itu, terdata sembilan orang meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, serta sejumlah bangunan dan kendaraan mengalami kerusakan dengan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Daftar Kecelakaan Menonjol Jalur Surabaya–Malang (27 Juni–28 Juli 2026)

1. 15 Juli 2026 – Tol Pandaan–Malang KM 71/B

Korban: 5 meninggal dunia, 4 luka berat

Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pandaan–Malang KM 71/B pada Rabu (15/7/2026) malam. Insiden melibatkan mobil Honda CR-V bernomor polisi L 1720 CAY dan truk Mitsubishi Fuso yang sedang berhenti di bahu jalan.

Berdasarkan keterangan petugas PJR IV Tol Pandaan–Malang, pengemudi Honda CR-V diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri, menabrak guardrail, lalu terpental dan menghantam bagian belakang truk.

Benturan keras membuat bagian depan mobil ringsek parah. Seluruh korban merupakan pengemudi dan penumpang Honda CR-V. Empat orang meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu korban meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Empat korban lainnya mengalami luka berat. Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan dengan korban jiwa terbanyak di jalur Surabaya–Malang selama Juli 2026.

2. 27 Juli 2026 – Jalan Nasional Surabaya–Malang, Desa Ngerong, Gempol

Korban: 4 meninggal dunia, 5 korban luka-luka

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Nasional Surabaya–Malang, tepatnya di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026). Tujuh kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun, terdiri atas truk traktor head, beberapa truk, dan sepeda motor.

Truk yang diduga mengalami rem blong kemudian masuk ke area permukiman warga. Akibat kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia dan lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Selain itu, lima bangunan mengalami kerusakan setelah ditabrak kendaraan. Kerusakan juga terjadi pada sedikitnya tujuh kendaraan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp163 juta.
Proses evakuasi berlangsung dramatis selama beberapa jam karena terdapat korban yang terjepit di dalam kabin truk.

Dari dua kecelakaan besar yang terjadi dalam sebulan terakhir, terdapat pola yang sama, yakni melibatkan kendaraan berat serta mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah banyak.

Kondisi tersebut menunjukkan jalur Surabaya–Malang, baik ruas tol maupun jalan nasional, masih memiliki tingkat risiko tinggi, terutama pada kendaraan angkutan barang dan kendaraan yang melaju dalam kecepatan tinggi. (Jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.