Selama 10 Tahun APBD Kabupaten Pasuruan Akan Menanggung Hutang Rp363 Miliar

24

Bangil (WartaBromo.com) – Selama sepuluh tahun kedepan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasuruan akan menanggung cicilan hutang sebesar Rp363 miliar. Sebagaimana diketahui sebelumnya, hutang tersebut pada tahun anggaran 2027 akan digunanakan untuk pembangunan RSUD baru di Purwodadi, revitalisasi pasar wisata Cheng Hoo, dan pemandian wisata Banyubiru.

Namun tenor cicilan selama sepuluh tahun membuat publik memepertanyakan kemampuan dan keamanan ruang fiscal daerah, mengingat jangka waktu tersebut akan melewati masa jabatan Bupati yang melakukan dan menandatangani perjajian hutang.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pasuruan, Yuswianto, mengatakan bahwa tanggungan pembayaran hutang Rp363 miliar selama sepuluh tahun itu sudah melalui perhitungan yang matang. Ia memastikan ciciclan alokasi pembayaran pinjaman tidak mengganngu pos anggaran pelayanan dasar, seperti pendidikan, Kesehatan dan pelayanan dasar lainnya.

Menurutnya, skema pembiayaan telah disiapkan secara khusus, seperti melalui pendapatan dari RSUD Bangil dan RSUD Grati serta dipantau peresentasenya oleh pemerintah pusat.

“Itu tidak mengurangi belanja kebutuhan yang lain. Jadi ada beberapa formulasi yang sudah kita siapkan pembiayaane, bisa dari Rumah Sakit Bangil, Grati, tanpa mengganggu pemenuhan kewajiban kebutuhan dasar, seperti Pendidikan, dan peresentasenya tetap dipantau oleh pusat,” kata Yuswianto.

Yuswianto juga menjelaskan, RKPD yang diajukan Pemkab Pasuruan saat ini masih proses pembahasan, termasuk perizinan dari tiga kementrian terkait, seperti Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri dan Bappenas terkait mekanisme pembayaran jika melebihi masa jabatan Bupati yang menandatangani.

“Jadi saat ini kita jalan di perencanaan, makanya angka yang tercantum di RKPD masih dalam proses pembahasan, termasuk izin dari tiga kementrian terkait,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa angka yang tercantum dalam perencanaan itu bukannlah angka final.

“Makanya angka yang masuk sekarang belum tentu sama dengan APBD yang di dok nanti. Sekarang masih dihitung semua, gitu loh,” tegasnya. (Fir).

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.