Utusan Khusus Presiden Tinjau Bromo, Dorong Penanganan Karhutla Segera Dituntaskan

7
Staf lapangan Utusan Khusus Presiden bidang Pariwisata, Indra Sutanto didampingi Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan meninjau karhutla Bromo

Probolinggo (WartaBromo.com) — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, terus dipantau setelah api berhasil dikendalikan.

Pemerintah mendorong proses penanganan hingga pemulihan kawasan dilakukan secepatnya agar aktivitas masyarakat di sekitar Bromo dapat kembali berjalan.

Staf lapangan Utusan Khusus Presiden bidang Pariwisata, Indra Sutanto, turun langsung melihat kondisi kawasan Bromo pada Minggu (16/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi faktual kawasan terdampak sekaligus memantau perkembangan penanganan karhutla.

Indra mengatakan, hasil peninjauan akan menjadi bahan laporan kepada pihak terkait, terutama mengenai kondisi kawasan dan dampak kebakaran terhadap aktivitas pariwisata.

Menurut dia, percepatan penanganan penting dilakukan karena kehidupan masyarakat di sekitar Bromo sangat bergantung pada sektor wisata.

“Penduduk sekitar sini mata pencahariannya di wisata. Kalau ini lama-lama ditutup, kasihan,” ujar Indra.

Ia berharap proses penanganan kebakaran dapat segera dituntaskan sehingga kawasan Bromo bisa kembali beraktivitas setelah dinyatakan aman oleh otoritas berwenang.

Selain menyoroti pemulihan kawasan, Indra mengingatkan wisatawan untuk tidak hanya mengejar pengalaman menikmati panorama Bromo. Keselamatan dan kelestarian lingkungan juga harus menjadi perhatian selama berada di kawasan konservasi.

Ia secara khusus meminta wisatawan yang merokok memastikan puntung rokok benar-benar padam dan tidak dibuang sembarangan.

Hal itu penting mengingat kondisi vegetasi yang kering dapat membuat sumber api kecil berkembang menjadi kebakaran.

Sementara itu, hingga Minggu sore, tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pendinginan di sejumlah lokasi bekas kebakaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara yang kemungkinan masih tersimpan di bawah permukaan tanah tidak kembali memicu titik api.

Pembukaan kembali kawasan wisata Bromo nantinya tetap bergantung pada hasil evaluasi kondisi lapangan dan rekomendasi dari tim yang menangani karhutla.

Keselamatan wisatawan menjadi pertimbangan utama sebelum aktivitas pariwisata kembali dibuka. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.