Kraksaan (WartaBromo.com) — Sebanyak 109 anak dari Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-kanak (TK) mengikuti lomba mewarnai dalam Fatayat Flash (Festival Anak Sholeh Sholehah) di Pendapa Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang digelar PC GP Ansor Kraksaan bersama PC Fatayat NU Kraksaan itu menjadi salah satu rangkaian menjelang inaugurasi PC GP Ansor Kraksaan. Acara puncak dijadwalkan berlangsung Ahad (23/8/2026) di Gedung Islamic Center Kraksaan mulai pukul 18.00 WIB.
Lomba mewarnai dipilih sebagai medium untuk memberi ruang kepada anak berekspresi sekaligus mengenalkan keberadaan Nahdlatul Ulama (NU) dan badan otonomnya sejak usia dini.
Ketua PC GP Ansor Kraksaan Abd Rahman mengatakan keterlibatan anak-anak dalam rangkaian kegiatan organisasi merupakan bagian dari upaya mendekatkan NU dengan generasi muda melalui kegiatan yang sesuai dengan dunia mereka.
“Kolaborasi dengan Fatayat ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih bagi pembangunan di Kabupaten Probolinggo, terutama dalam pendidikan karakter anak usia dini,” ujar Abd Rahman saat membuka kegiatan.
Menurut dia, pengenalan organisasi kepada generasi muda tidak harus dilakukan melalui kegiatan yang bersifat formal. Aktivitas kreatif yang menyenangkan dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan nilai-nilai ke-NU-an.
Kegiatan tersebut juga digelar menjelang Muktamar NU ke-35 yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada 27-30 Agustus 2026.
Ketua PC Fatayat NU Kraksaan Fatimah Al Zahra mengatakan usia dini merupakan periode penting dalam membangun kebiasaan dan karakter anak.
“Pendidikan karakter sangat penting bagi anak-anak usia dini. Mereka perlu mendapatkan ruang untuk tumbuh dengan percaya diri, kreatif, mandiri, sekaligus belajar menghargai orang lain,” ujar Ning Izza, sapaan akrabnya.
Menurut Ning Izza, mewarnai dapat menjadi kegiatan sederhana yang memiliki nilai pendidikan. Anak belajar menentukan pilihan warna, menyelesaikan tugas, sekaligus menuangkan gagasan berdasarkan imajinasi masing-masing.
“Bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Kami ingin anak-anak berani mencoba, berani mengekspresikan diri, dan menikmati prosesnya. Hal itu merupakan bagian dari pembentukan karakter,” katanya.
Ia berharap kegiatan bersama Ansor tersebut dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Kraksaan Puja Kurniawan yang mewakili Bupati Probolinggo mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, lomba mewarnai tidak hanya memberikan ruang bagi kreativitas anak, tetapi juga turut menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Puja meminta orang tua yang mendampingi peserta tidak mengambil alih proses pengerjaan. Anak perlu diberi kesempatan untuk menentukan sendiri gagasan dan pilihan warna.
“Biarkan ide kreatif mereka dalam menggunakan warna-warna muncul. Biarkan mereka berani bereksperimen dan berekspresi sesuai imajinasinya,” kata Puja.
Menurut dia, kebebasan berekspresi tersebut menjadi bagian dari proses belajar anak. Orang tua cukup memberikan dukungan dan memastikan perlombaan berlangsung secara sportif.
Fatayat Flash menjadi salah satu agenda dalam rangkaian inaugurasi PC GP Ansor Kraksaan. Setelah kegiatan yang melibatkan anak-anak tersebut, puncak inaugurasi akan digelar pada Ahad (23/8/2026) di Gedung Islamic Center Kraksaan. (saw)





















