Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan menertibkan parkir liar truk di kawasan Bundaran Apollo, Kecamatan Gempol, nampaknya belum sepenuhnya membuahkan hasil. Sejumlah kendaraan berat masih ditemukan terparkir di area yang telah dipasangi pembatas beton dan rambu larangan parkir.
Pantauan langsung di lokasi pada Senin (31/8/2026) menunjukkan, beberapa truk masih berhenti dan parkir di sisi barat Bundaran Apollo. Sejumlah truk juga terlihat berada di area tikungan dari arah Surabaya.
Gempol (WartaBromo.com) – Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan menertibkan parkir liar truk di kawasan Bundaran Apollo, Kecamatan Gempol, nampaknya belum sepenuhnya membuahkan hasil. Sejumlah kendaraan berat masih ditemukan terparkir di area yang telah dipasangi pembatas beton dan rambu larangan parkir.
Pantauan langsung di lokasi pada Senin (31/8/2026) menunjukkan, beberapa truk masih berhenti dan parkir di sisi barat Bundaran Apollo. Sejumlah truk juga terlihat berada di area tikungan dari arah Surabaya.
Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu arus lalu lintas sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan. Terlebih, kendaraan berat yang parkir di sekitar tikungan dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan yang melintas.
Sebelumnya, pada awal Agustus 2026, Dishub Kabupaten Pasuruan telah memasang sekitar 10 brigade beton di sepanjang kawasan tersebut. Petugas juga memasang sejumlah banner imbauan serta rambu larangan parkir sebagai upaya mencegah kendaraan, khususnya truk, berhenti sembarangan.
Namun, keberadaan pembatas dan rambu tersebut tampaknya belum sepenuhnya dipatuhi. Masih ditemukannya truk yang parkir di kawasan tersebut menunjukkan perlunya pengawasan dan penertiban lebih lanjut dari pihak terkait.
Menaggapi kondisi tersebut Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Digdo Sutjahjo mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan penertiban di kawasan Bundaran Apollo yang selama ini masih kurang dihiraukan oleh para pengguna jalan.
“Akan kami evaluasi lagi,” ujar Digdo singkat saat dikonfirmasi.
Evaluasi tersebut diharapkan tidak hanya menyasar pemasangan fasilitas pengamanan, tetapi juga pengawasan terhadap kepatuhan pengemudi truk. Sebab, keberadaan kendaraan berat yang parkir di titik rawan dapat mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Apalagi selama ini sudah banyak kejadian kecelakaan lalulintas diarea tersebut.
Dengan demikian, penertiban parkir liar di Bundaran Apollo masih menjadi pekerjaan rumah bagi Dishub Kabupaten Pasuruan, terutama untuk memastikan rambu dan pembatas yang telah dipasang benar-benar efektif mencegah truk kembali parkir sembarangan. (fir)






















