Probolinggo (WartaBromo.com) – Kecelakaan antara sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Raya Sukapura, Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dua perempuan yang berada di atas sepeda motor menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Satu korban meninggal dunia, sedangkan korban lainnya harus menjalani perawatan intensif karena mengalami luka serius.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi L 3645 BAM dan truk Mitsubishi N 8360 RE. Peristiwa itu terjadi menjelang waktu pelaksanaan Salat Jumat.
Sepeda motor dikendarai Nurma Cinta Aulia (19), warga Dusun Mawar, Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Saat kejadian, Nurma membonceng Nur Hidayana (28), warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah berlawanan. Sepeda motor bergerak dari selatan menuju utara, sedangkan truk melaju dari arah utara menuju selatan.
Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, kecelakaan diduga bermula ketika pengendara Honda Beat berusaha melewati kendaraan roda dua yang berjalan di depannya.
Manuver dilakukan dengan mengambil sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, truk dari arah berlawanan sudah berada dalam jarak yang relatif dekat.
Situasi tersebut membuat ruang bagi pengendara sepeda motor untuk kembali ke jalurnya menjadi terbatas.
Sepeda motor akhirnya menabrak bagian samping bak belakang truk Mitsubishi. Benturan membuat kedua perempuan tersebut terjatuh dan terpental ke badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota Aipda Taufik Rahadian mengatakan dugaan sementara kecelakaan berkaitan dengan kurangnya perhitungan saat pengendara sepeda motor melakukan manuver.
“Pengendara diduga kurang memperhitungkan jarak dan ruang yang tersedia ketika mengambil lajur kanan untuk mendahului kendaraan di depannya,” ujar Taufik.
Polisi masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan kendaraan, dan meminta keterangan saksi.
Taufik mengingatkan pengendara agar tidak terburu-buru ketika hendak mendahului kendaraan, terutama di jalan yang memiliki arus lalu lintas dari dua arah.
“Pastikan lajur dari arah berlawanan benar-benar aman dan memiliki ruang yang cukup sebelum melakukan manuver mendahului,” katanya.
Akibat benturan tersebut, Nurma Cinta Aulia meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSU Ar Rozy Kota Probolinggo.
Sementara itu, Nur Hidayana mengalami luka serius. Korban masih menjalani perawatan intensif di ruang UGD RSUD Dr Moh Saleh Kota Probolinggo dan dilaporkan belum sadarkan diri.
Lurah Ketapang Gunawan Tri Pambudhi membenarkan pihak kelurahan bersama pengurus RT dan keluarga korban terus memberikan pendampingan selama korban menjalani perawatan.
“Korban memang warga kami. Kami mendapat informasi kondisinya masih kritis dan belum sadarkan diri. Kami bersama pengurus RT dan keluarga terus memberikan pendampingan,” kata Gunawan.
Gunawan menambahkan, Nur Hidayana diketahui memiliki dua anak. Pihak kelurahan turut membantu keluarga dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Kami turut berduka atas musibah ini. Yang utama sekarang memastikan korban mendapat penanganan medis dan keluarga mendapatkan pendampingan,” ujarnya. (lai/saw)






















