Dekananto Eko Purwono Jadi Kapolda Jatim, Pernah Pimpin Penertiban 686 Tugu Silat

52

Surabaya (WartaBromo.com) — Irjen Pol Dekananto Eko Purwono kembali ke Jawa Timur dengan jabatan baru. Perwira tinggi Polri asal Bojonegoro itu ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Penunjukan Dekananto tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Nanang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 tersebut bukan orang baru di Jawa Timur. Sebelum bertugas di Ibu Kota dan Mabes Polri, Dekananto pernah menjabat Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim.

Pengalaman itu membuatnya cukup lama bersentuhan dengan persoalan keamanan di Jawa Timur, mulai dari dinamika sosial, perguruan pencak silat, hingga potensi gesekan antarsuporter sepak bola.

Saat menjabat Dirintelkam Polda Jatim, salah satu langkah yang dilakukan Dekananto adalah penertiban tugu perguruan pencak silat yang dinilai berpotensi menjadi sumber gesekan antarkelompok.

Sebanyak 686 tugu perguruan silat ketika itu dibongkar dan dialihfungsikan menjadi Tugu Pancasila. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meredam potensi konflik antarkelompok di sejumlah daerah Jawa Timur.

Selain penanganan persoalan perguruan silat, Dekananto juga membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk komunitas suporter sepak bola.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya kepolisian memetakan potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi konflik.

Setelah sekitar dua tahun bertugas di Polda Jatim, karier Dekananto berlanjut ke Jakarta. Ia dipercaya menjadi Dirintelkam Polda Metro Jaya pada 2024.

Setelah itu, Dekananto mendapat penugasan sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri. Pengalaman tersebut memperluas penugasannya dari lingkup kewilayahan ke persoalan politik dan keamanan pada tingkat nasional.

Pada 5 Agustus 2025, Dekananto kemudian ditunjuk sebagai Wakapolda Metro Jaya. Ia menggantikan Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang selanjutnya mendapat tugas sebagai Kapolda Kalimantan Utara.

Jabatan tersebut sekaligus menjadi salah satu posisi terakhirnya sebelum kembali ke Jawa Timur.

Dekananto resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua pada September 2026.

Kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82/POLRI/TAHUN 2026 tanggal 1 September 2026. Dengan pangkat baru itu, Dekananto tetap menjalankan tugas sebagai Wakapolda Metro Jaya sebelum mendapat penugasan sebagai Kapolda Jatim.

Kini, pengalaman di bidang intelijen, kewilayahan, hingga penugasan di tingkat pusat tersebut membawanya kembali ke Jawa Timur.

Sebagai Kapolda Jatim, Dekananto akan memimpin kepolisian di provinsi dengan karakter wilayah yang beragam, mulai dari kawasan metropolitan, industri, kepulauan, hingga daerah perbatasan dan jalur transportasi utama.

Penunjukan ini sekaligus menjadi babak baru bagi Dekananto di Jawa Timur, setelah sebelumnya pernah menjalankan tugas sebagai pejabat utama Polda Jatim. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.