Pasar Kepulungan Mulai Dibersihkan, Rencana Pembangunan Kembali akan Dibantu Anggaran BTT

10

Gempol (WartaBromo.com) – Para pedagang dan masyarakat setempat Pasar Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mulai membersihkan puing – puing sisa kebakaran yang menghanguskan hampir keseluruhan bagian pasar tersebut.

Aktivitas pembersihan tersebut berlangsung pada Senin (5/10/2026), sejumlah pedagang bersama warga bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Pembersihan juga melibatkan Pemerintah Desa Kepulungan, relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Gempol serta PAC Ansor Gempol.

Dengan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, material bekas kebakaran dikeluarkan satu per satu dari lapak dan kios yang terdampak.

Meski sebagian area pasar terbakar, aktivitas perdagangan tetap berjalan. Pedagang yang lapak maupun kiosnya tidak terdampak kebakaran masih berjualan seperti biasa.

“Pembersihan lapak dan kios yang terbakar dilakukan mulai hari ini. Dilakukan hingga beberapa hari ke depan, targetnya maksimal satu pekan sudah selesai,” kata Nur, salah seorang pedagang sayuran yang lapaknya terbakar.

Material bekas kebakaran yang masih memiliki nilai ekonomis akan dipilah untuk kemudian dijual sebagai rongsokan. Sementara puing yang sudah tidak dapat dimanfaatkan akan dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, meminta pedagang memilah material sisa kebakaran sebelum dibuang. Menurutnya, material yang masih bernilai sebaiknya dijual, sedangkan sisanya akan ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kemarin sudah saya sampaikan, untuk puing-puing yang masih bisa dijual biar dijual. Yang tidak bisa dijual, diangkut ke TPA oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ungkapnya.

Samsul memastikan proses pemulihan pasar akan segera dilakukan. Selain pembersihan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan tengah menyiapkan rencana pembangunan kembali lapak dan kios semipermanen bagi pedagang terdampak.

Pembangunan tersebut direncanakan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Namun, hingga kini proses penganggarannya masih berjalan.

“Pembersihan material lapak dan kios yang terbakar ini dilakukan agar lebih bersih. Sekaligus juga persiapan pembangunan kembali lapak dan kios semipermanen, yang akan dianggarkan dari Bantuan Tidak Terduga (BTT), sekarang dalam proses dan masih menunggu,” pungkasnya. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.