Ajakan Damai Ditolak, Pemotor yang Viral Hadang Mobil di Beji Akhirnya Ditahan Polisi

202

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pria pengendara motor yang viral setelah menghadang dan mengancam pengemudi mobil menggunakan pisau di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, akhirnya ditahan polisi.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan oleh tim Satreskrim setelah kejadian tersebut.

“Setelah kejadian, tim Satreskrim berhasil mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan,” kata Joko saat dikonfirmasi wartabromo.com, Sabtu (31/10/2026)

Ia menegaskan, pria yang terlibat dalam insiden tersebut kini telah ditahan di Polres Pasuruan.

“Pelaku sudah ditahan di Polres Pasuruan,” imbuhnya.

Sebelumnya, aksi pria tersebut sempat menjadi perbincangan setelah videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang pengendara motor terlihat menghadang dan menggedor-gedor mobil yang ditumpangi korban.

Salah satu korban, Evi Selvia, warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, kemudian mengungkap kronologi kejadian tersebut. Peristiwa bermula saat Evi bersama rekannya, Ima Khalimatus, berkendara dari arah Pandaan menuju Bangil.

Saat melintas di wilayah Desa Baujeng, Kecamatan Beji, mereka berpapasan dengan pengendara motor berinisial P. Pemotor tersebut disebut melaju zigzag hingga mengenai mobil Evi yang berada di belakang kendaraan rekannya.

Alih-alih melanjutkan perjalanan, pria tersebut justru berputar balik dan menghampiri mobil korban. Ia kemudian menggedor bodi mobil hingga akhirnya menghadang kendaraan Evi di wilayah Desa Kenep, Kecamatan Beji.

Menurut pengakuan Evi, pria tersebut bahkan sengaja menabrakkan sepeda motornya ke mobil saat dirinya berhenti. Situasi semakin menegangkan ketika pengendara motor itu mengambil pisau yang disimpan di jok kendaraannya.

Evi mengaku memilih tetap berada di dalam mobil karena merasa terancam. Sementara itu, rekannya turun dan merekam kejadian tersebut hingga videonya kemudian viral.

Setelah kejadian, Evi juga sempat menjalani mediasi yang melibatkan keluarga pria tersebut. Namun, ia mengaku menolak berdamai dan memilih agar persoalan itu tetap diproses secara hukum.

Evi berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan di jalan raya dengan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.