Koran Online 28 Maret: Desain Tol Gempas Bisa Diubah, hingga Desain Jersey Persekap Bocor

415

Beragam peristiwa kami sajikan pada 27 Maret 2018 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (28/3/2018). Mulai dari Desain Tol Gempas Bisa Diubah, hingga Desain Jersey Persekap Bocor:

  1. Pertumbuhan Ekonomi Kota Probolinggo Lampaui Jawa Timur

Probolinggo (wartabromo.com) – Pertumbuhan ekonomi di Kota Probolinggo dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Tercatat, dalam periode 2015-2017, capaian pertumbuhannya pun melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur.

Ditengah lesunya pertumbuhan ekonomi global, perekonomian Kota Probolinggo mengalami pertumbuhan signifikan. Dalam kurun waktu 2015-2017 mulai mengalami peningkatan sebesar 0,34%. Bahkan pada pada 2016 lalu sebesar 5,88%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur, yang hanya 5,57%. Sementara pada tahun lalu tumbuh sebesar 5,9%.
Tak hanya itu, pendapatan perkapita Kota Probolinggo tercatat sebesar Rp. 35,2 juta per orang per tahun, relatif cukup baik dibanding sejumlah daerah lain di Jatim. Simak Selengkapnya.

 

  1. Masjid Kedung Supit Segera Dirobohkan untuk Tol Paspro

Probolinggo (wartabromo.com) – Masjid Nurul Huda di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, segera dirobohkan, untuk memuluskan pembangunan tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro). Penggantinya akan dibangun dalam pekan depan di lokasi yang tak jauh dari masjid itu.

Saat ini, masjid itu masih berdiri kokoh diantara jalan tol Paspro yang tengah dibangun. Pekerjaan fisik jalan tol, berhenti di dekat masjid tersebut. Rencananya, masjid itu baru akan dirobohkan setelah pembangunan masjid baru rampung dibangun oleh rekanan dari Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Simak Selengkapnya.

  1. Pansus Tol: BPJT Bisa Ubah Desain Jalan Tol Gempas

Pasuruan (wartabromo.com) – Rencana proyek tol Gempol-Pasuruan dengan memotong jalan KH Mansur Kota Pasuruan, diyakini bisa dirubah. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) disebut bisa merubah desain tol, yang mendapat penolakan warga itu.

Pansus Tol DPRD Kota Pasuruan sebelumnya mengunjungi kantor Balai Besar Pengatur Jalan Nasional (BBPJN) di Surabaya. Mereka membawa rekomendasi atas keluhan warga, salah satunya terkait desain jalan tol.

Dalam upayanya, Pansus Tol juga berkirim surat rekomendasi agar Walikota Pasuruan ikut turun mengawal permasalahan warga. Simak Selengkapnya.

 

  1. Sidak Cacing, Satgas Pangan Malah Temukan Kemasan Rusak

Probolinggo (wartabromo.com) – Mengemukanya peredaran sarden mengandung cacing ditemukan di daerah Riau, membuat Satgas Pangan Kota Probolinggo melakukan sidak ke sejumlah swalayan, Selasa (27/3/2018). Meski tak menemukan makanan mengandung cacing, petugas malah temukan sejumlah kaleng kemasan rusak.

Satgas Pangan terdiri dari Polresta Probolinggo, Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan melakukan sidak makanan kaleng ke sejumlah swalayan di Kota Probolinggo. Sidak digelar untuk mengantisipasi maraknya peredaran produk sarden mengandung cacing. Hal itu, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen. Simak Selengkapnya.

 

  1. Persekabpas Bakal Arungi Liga 3 Jatim, Simak Jadwal Tandingnya

Bangil (wartabromo.com) – Persekabpas Kabupaten Pasuruan akan mengarungi Liga 3 Zona Jawa Timur. Pada putaran pertama, dihelat mulai awal April 2018 nanti, the Lassak masuk Grup D, akan melakoni tiga laga away dan tiga laga home. Yuk Simak Jadwalnya disini.

 

  1. Waduh Bocor, Begini Penampakan Jersey Persekap Musim 2018

Pasuruan (wartabromo.com) – Meski belum melakukan Launching Tim, jersey Persekap bocor di dunia maya. Rabona sport masih menjadi apparel penyedia jersey, bagi para punggawa Laskar Suropati.

Terdapat empat jenis jersey seperti terlihat di akun instagram Rabona Sport, yakni jersey kandang, tandang termasuk dua jersey penjaga gawang. Jersey kandang masih didominasi warna hijau-hijau dengan desain garis emas melintang, sedikit motif batik diatas logo Persekap dan apparel, selain tampak garis hitam vertikal. Perbedaan sangat mencolok dibanding jersey musim lalu yakni, tidak ada corak tugu alun-alun Kota Pasuruan pada jersey kandang. Simak Selengkapnya.  (red)