2 Warga Probolinggo Tewas Terseret Ombak Laut Selatan Jawa

376

Jember (wartabromo.com) – Ganasnya ombak di laut selatan Jawa yakni di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, memakan korban jiwa. Empat warga Kabupaten Probolinggo terseret ombak saat mandi, bahkan 2 diantaranya tewas, Senin (2/4/2018).

Informasi yang didapat wartabromo.com, sekitar pukul 1.00, Senin (2/4/2018) ada sekelompok warga dari Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo berkunjung ke Pantai Paseban. Sebanyak 10 orang, yakni 6 pria dan 4 wanita dipimpin Kusnan (30), warga Desa Roto, hendak mandi di pantai berpasir hitam nan eksotis itu.
Kemudian 4 pria, yaknk Supri (57), Sunari (26) dan Ahmad (22), ketiganya warga Desa Roto, serta Salam (28), warga Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, hendak mandi di tengah lautan.

Saat asyik mandi itulah, mendadak, datang gelombang ombak besar dengan ketinggian sekitar satu meter yang langsung menyeret keempatnya ke tengah laut.

Mereka kemudian berupaya untuk menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Dengan sekuat tenaga mereka mencoba melawan arus. Namun seorang dari mereka yang selamat, yakni pria bernama Salam yang berhasil berenang hingga ke tepian dan selamat.

“Kami hanya cuci muka dan kaki. Tetapi, tiba-tiba ombak datang cukup besar menyeret kami bertiga,” ujar Salam, seusai mendapat perawatan di Puskesmas Cangru, Kecamatan Kencong.
Naas bagi Supri dan Ahmad, yang tidak mampu berenang. Energinya habis saat berusaha menjangkau tepi pantai. Keduanya akhirnya ditemukan telah terbujur kaku oleh nelayan setempat. Sementara Sunari belum ditemukan meski usaha pencarian oleh nelayan dan petugas dilakukan.

“Saat ini anggota rombongan yang lain dibawa ke Mapolsek Kencong untuk dimintai keterangan terkait kegiatan mereka dan kecelakaan laut yang terjadi di pantai selatan Jember itu,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo di Jember.

Nama-nama anggota rombongan yang mengikuti kegiatan tersebut di Pantai Paseban yakni Kusnan, Sutriawati (istri Kusnan), Pai, Alma, Sumriyah, Toha, Latif, Rosit, Supri, dan Sunari yang semuanya merupakan warga Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. (saw/saw)