Koran Online 27 Juli : Calon Walikota Pasuruan di Pilkada 2015 Nyaleg, hingga Makam Raksasa Dirobohkan

1442
Yus Samsul Hadi Subakir, calon Walikota Pasuruan tahun 2015, nyaleg dari Partai Golkar di Pemilu 2019 mendatang.

Beragam peristiwa kami sajikan pada 26 Juli 2018 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Jumat (27/7/2018). Mulai, Calon Walikota Pasuruan di Pilkada 2015 Nyaleg, hingga Makam Raksasa Dirobohkan :

  1. Puluhan Burung Amblas Dicuri
Kondisi Pasar Burung di Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Kamis (26/07/2018).

Probolinggo (wartabromo.com) – Puluhan burung berkicau di komplek Pasar Burung, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, amblas digondol maling pada Kamis (26/07/2018). Muhammad, pemilik burung pun mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Pencurian di pasar burung dekat rel kereta api itu, baru diketahui sekitar pukul 05.00. Sebanyak 6 toko burung berkicau yang dicungkil oleh pelaku. Namun hanya satu toko yang berhasil dibobol oleh pencuri tersebut, yakni milik Muhammad (44). Simak Selengkapnya.

  1. HATI, Sah Pimpin Probolinggo 2 Periode
KPU Kabupaten Probolinggo saat menandatangani berita acara penetapan Bupati-Wakil Bupati Terpilih Probolinggo, Kamis (26/7/2018)

Probolinggo (wartabromo.com) – Duet P. Tantriana Sari dan Timbul Prihanjoko (HATI), secara sah akan melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua. Sebab pasangan ini, telah ditetapkan sebagai Paslon terpilih dalam Pilbup Probolinggo 2018 oleh KPU setempat.

Mengambil tempat di Gedung Islamic Center, Kecamatan Kraksaan, KPU Kabupaten Probolinggo melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, Kamis (26/7/2018). Simak Selengkapnya.

  1. Handal Brilian Baru Dilantik Tahun Depan
KPU Kota Probolinggo, serahkan berita acara penetapan pasangan Hadi Zainal Abidin- Moch. Soufis Subri (Handal Brilian) sebagai calon terpilih dalam Pilkada Kota Probolinggo 2018, Kamis (26/7/2018). Foto: Sundari AW.

Probolinggo (wartabromo.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, menetapkan pasangan Hadi Zainal Abidin- Moch. Soufis Subri (Handal Brilian) sebagai calon terpilih dalam Pilkada Kota Probolinggo 2018. Namun pelantikannya baru akan dilaksanakan pada 14 Maret 2019.

Penetapan paslon nomor urut 4 tersebut, dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka di Balai Hinggil, Jl. dr. Soetomo Kota Probolinggo, Kamis (26/7/2018). Simak Selengkapnya.

  1. Ssst, Calon Walikota di Pilkada 2015 ini Nyaleg di Kota Pasuruan
Yus Samsul Hadi Subakir, calon Walikota Pasuruan tahun 2015, nyaleg dari Partai Golkar di Pemilu 2019 mendatang.

Pasuruan (wartabromo.com) – Yus Samsul Hadi Subakir, calon Walikota Pasuruan pada Pilkada 2015, turut ramaikan bursa pencalegan di Kota Pasuruan. Yus, Gunakan kendaraan Partai Golkar untuk meraih keinginan di Pemilu 2019 nanti.

Hal itu terungkap saat pria 36 tahun asal Kelurahan Mandaran, Kecamatan Panggungrejo itu, berada di sekitar kantor KPU Kota Pasuruan, Kamis (26/7/2018) siang. Simak Selengkapnya.

  1. Makam Raksasa Akhirnya Dirobohkan
Makam raksasa milik Bintaos, warga Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, saat dirobohkan oleh Bakorpakem, Kamis (26/7/2018).

Probolinggo (wartabromo.com) – Makam raksasa milik Bintaos, warga Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, akhirnya dirobohkan oleh Bakorpakem pada Kamis (26/7/2018). Tak ada perlawanan dari pemilik batu nisan yang dianggap syirik oleh MUI itu.

Ketua Bakorpakem Kabupaten Probolinggo, Nadda Lubis bersama sejumlah tokoh agama memimpin langsung proses pembongkaran makam raksasa tersebut. Pembongkaran ini diawali dengan pembacaan basmalah dan takbir. Kemudian dilanjut dengan pemukulan palu secara simbolis oleh Ketua Bakorpakem, Ketua MUI KH. Cholili Munir, dan sejumlah ulama, serta Kapolsek Maron, AKP. Sugeng Supriyantoro. Simak Selengkapnya.

  1. Bandel, Nelayan Pasuruan Masih Gunakan Alat Tangkap Ikan Terlarang
Beberapa Nelayan saat mencari ikan di laut.

Pasuruan (wartabromo.com) – Ribuan nelayan di Kabupaten Pasuruan masih menggunakan Mini Trawl untuk dapatkan hasil. Padahal alat tangkap itu dilarang dan tidak “ramah” ikan.

Alamsyah Suprijadi, Kabid Kenelayanan pada Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti telah mengeluarkan Permen Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik. Namun, sampai saat ini, nelayan masih dianggap membandel lantaran enggan beralih menggunakan jaring atau bubu untuk mencari ikan. Simak Selengkapnya.