Ikhtiar Atasi Krisis Air Bersih, PWI ajak Masyarakat Tanam 2000 Pohon di Umbulan

864

Pasuruan (wartabromo.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan mengajak masyarakat menanam 2000 pohon, Selasa (18/12/2018) di area lapangan Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini, sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap kepedulian dan kelestarian lingkungan serta keseimbangan alam, utamanya untuk mengurangi krisis air bersih di sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiaji yang datang dalam acara bertajuk Selamatkan Hutan Demi Masa Depan ini sangat mengapresiasi positif. Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis untuk mengurangi krisis air bersih.

“Orang Pasuruan jangan sampai ada yang kekurangan air bersih,” ungkapnya tegas.

Agus Sutiaji, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan menanam pohon dalam kegiatan menanam 2000 pohon yang diselenggarakan PWI Pasuruan, Selasa (18/12/2018). Foto: Akmad Romadhoni

Ia menambahkan, butuh komitmen dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan kelestarian lingkungan. Pihaknya juga akan menanggapi perrnyataan sikap dari para rekan media yang tergabung di PWI.

Sebelumnya, PWI menyatakan 4 pernyataan sikap bentuk komitmen untuk mendorong konservasi lingkungan. Di antaranya, PWI mengecam segala bentuk aktivitas perusakan lingkungan. Selain itu, melalui pemberitaan, PWI membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan menanam 2000 pohon yang diselenggarakan PWI Pasuruan, Selasa (18/12/2018). Foto: Akhmad Romadhoni

Menurut Ketua Panitia acara, Tuji Hartono, kondisi sumber air Umbulan saat ini juga memprihatinkan, akibat makin berkurangnya luasan areal hutan di kawasan Pegunungan Tengger (Bromo). Debit air Umbulan terus berkurang dan saat ini diperkirakan hanya sekitar 3.200 liter/detik hingga 3.500 liter/detik.

“Debit air sebesar itu, proyek SPAM Umbulan yang menjadi bagian dari proyek infrastruktur strategis, menjadi terhambat. Lantaran air yang akan didistribusikan bisa saja tidak mencukupi,” ungkap pria yang juga Pemimpin redaksi wartabromo ini di sela-sela acara.

Pemkab pun menyatakan siap bermitra dengan para rekan media untuk melanjutkan langkah konservasi alam ini. (ptr/may)