Koran Online 30 Januari: Domba Mati Diserang Anjing Liar, hingga Minta Tambahan Tarif Berujung Pembunuhan

1595

Beragam peristiwa kami sajikan pada 29 Januari 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (30/1/2019). Mulai Domba Mati Diserang Anjing Liar, hingga Minta Tambahan Tarif Berujung Pembunuhan :

  1. Edarkan Sabu, 3 Perangkat Desa di Probolinggo Ditangkap
Ilustrasi Narkoba (Grafis : kriminologi.id)

Probolinggo (wartabromo.com) – Tiga oknum perangkat desa di Kabupaten Probolinggo terlibat jaringan peredaran narkotika jenis sabu. Merekapun dibekuk Satreskoba Polres Probolinggo dari lokasi yang berbeda, karena menjadi pengedar sabu.

Ketiga perangkat itu adalah Muhed (48), perangkat Desa Sepuh Gembol; dan Didik Hardiyanto (30), perangkat Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto. Serta Nawawi (43), perangkat Desa Tegal Watu, Kecamatan Tiris. Simak Selengkapnya.

  1. Domba milik Warga Paiton Mati Kena Gigitan, Diserang Anjing “Jadi-jadian”?
Baca Juga :   Bondet Ditemukan Tergeletak Dijalanan Diamankan Polisi
Seekor domba dituntun warga RT 16 RW 6 Dusun Krajan, Desa Karang Anyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Dalam beberapa hari ini anjing liar, memangsa domba hingga meresahkan warga.

Probolinggo (wartabromo.com) – Pemilik domba di Desa Karang Anyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, resah. Pasalnya kawanan anjing liar menyerang ternak mereka, bahkan diantaranya ada yang sampai mati.

Serangan anjing liar itu, terjadi pada antara Minggu malam hingga Senin dinihari (27-28/1/2019) di RT 16 RW 6 Dusun Krajan. Salah satunya yang diserang adalah domba milik Rahma. Dari 8 domba peliharaannya, 2 diantara mati, seperti digigit anjing. Simak Selengkapnya.

  1. Jambret 9 TKP Keok Ditabrak Korban

Probolinggo (wartabromo.com) – Rahman (34), spesialis jambret, keok pasca ditabrak Azizah (25), korbannya. Ia bahkan babak belur dihajar massa di jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Selasa (29/1/2019).

Menurut penuturan Azizah, sebelum dijambret oleh pelaku, dirinya tengah membeli pasir kucing di sebuah toko di jalan Brantas. Usai membeli pasir kucing, warga Kelurahan Kademangan itupun pulang. Dengan mengunakan sepeda motor matik warna hitam nop N 2732 SA, Azizah melajukan motornya ke arah selatan. Simak Selengkapnya.

  1. Minta Tambahan Tarif, Wanita ini Dibunuh Dibuang ke Sungai Bondoyudo
Baca Juga :   Direlokasi, Pedagang Umbulan Tak Dapat Omset Hingga Bersihkan Kolam Sendiri
Syafi’i dan MNR (15) tunjukkan cara membuang korban ke dalam sungai Bondoyudo, Lumajang.

Lumajang (wartabromo.com) – Motif 2 pemuda yang membuang wanita penghibur ke Sungai Bondoyudo hingga tewas terungkap. Korban dihanyutkan karena meminta bayaran lebih kepada tersangka.

Hal ini mengemuka saat rekonstruksi pembunuhan yang dipimpin langsung oleh AKBP Arsal Sahban, Kapolres Lumajang, Selasa (29/1/2019). Simak Selengkapnya.

  1. Anggap Anas sebagai Suhu, Gus Irsyad “Ngangsu Kaweruh” ke Banyuwangi
Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi bersalaman dengan Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan. Keduanya bersepakat untuk bertukar ilmu soal pengembangan daerah.

Banyuwangi (wartabromo.com) – Banyuwangi dinilai sebagai daerah dengan kemajuan signifikan. Itulah kemudian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan membuka diri “Ngangsu Kaweruh” ke Pemkab Banyuwangi.

Ajang berguru itu diaplikasikan melalui MoU (Memorandum of Understanding) yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Senin (28/01/2019) malam. Simak Selengkapnya.