Dua Kades Diperiksa Terkait Pengrusakan Rumah Suroso

3392

Probolinggo (wartabromo.com) – Dua Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Tongas, diperiksa polisi. Pemeriksaan terkait aksi pengrusakan massa pada rumah Suroso, yang sebelumnya diduga terlibat dalam pembunuhan pada Fahrur Rozi, beberapa hari lalu.

Mereka yang diperiksa adalah Kepala Desa Bayeman Sumarto dan Kepala Desa Tongas Kulon Kasan. “Benar, keduanya kami periksa. Sejauh mana tindakannya dalam meredam emosi warga sesaat sebelum aksi pengrusakan itu,” kata Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, Selasa (11/6/2019).

Alfian menyebut, pihaknya tak segan untuk menindak dua oknum kades tersebut, sesuai hukum yang berlaku, jika memang ada indikasi keterlibatan keduanya. Akibat pengrusakan oleh warga itu, ayah Suroso sampai syok berat, karena rumahnya hancur dan rusak parah, diamuk warga.

“Sejauh ini kami masih meminta keterangan dari dua kepala desa, termasuk Suroso sendiri. Kami akan usut tuntas kasus pengrusakan rumah Suroso ini. Siapa dalang intelektualnya, masih kami selidiki lebih lanjut,” ujar Alfian.

Berdasarkan keterangan dari polisi, saat aksi bleyer, Suroso memang sempat terlibat adu mulut dengan warga yang menegur. Karena memang satu rombongan bersama dengan pelaku Munir dan Ayik, serta 7 orang lainnya. Selain itu, warga menduga Suroso dalang pembunuhan, karena juga terlibat bentrok dengan warga.

Pasca kejadian itu, Suroso sendiri memang sempat kabur ke Surabaya. Sebelum kabur ke Surabaya, Suroso sempat mengamankan diri ke rumah saudaranya, di Desa Gunung Tugel, Tongas. Lalu naik bus, ke ibukota Provinsi Jawa Timur itu.

Namun pelarian itu, tidak berlangsung lama. Karena merasa punya tanggung jawab untuk menjelaskan bagaimana kronologis sebenarnya pada aparat penegak hukum. Suroso akhirnya diantar oleh kakak iparnya bernama Arif dan kakak kandungnya Syaiful. (lai/saw)