Berbadan Besar, Rentan Diserang Nyamuk

386
Ilustrasi nyamuk. Sumber gambar media Indonesia.

Pasuruan (wartabromo.com) – Hampir setiap orang merasa kesal ketika digigit nyamuk. Lebih menyebalkan lagi, ketika hanya kita yang digigit nyamuk, sedangkan orang di sekitar kita, tidak.

Wah, ada yang sering mengalami hal yang sama?

Faktanya, dalam penelitian disebutkan, nyamuk memang cenderung ‘pilih-pilih’ ketika ingin menghisap darah manusia. Hanya orang-orang tertentu saja yang disukai nyamuk.

Nah, wartabromo.com merangkum dari hipwee.com ciri-ciri tubuh yang disukai nyamuk. Siapa tahu kalian termasuk didalamnya.

  1. Orang Berbadan Besar.
    Tentu, bukan karena lebih banyak daging atau darahnya. Melainkan, lebih banyak mengeluarkan karbon dioksida.
    Kok bisa?
    Ya, nyamuk mendeteksi keberadaan manusia lewat karbon dioksida yang dihembuskan manusia ketika bernapas. Semakin sering melepas karbon dioksida, nyamukpun semakin menyukaimu.
    Dari fakta tersebut, ada hal menarik yakni kemampuan nyamuk mencium pelepasan karbon dioksida. Mereka bisa mencium dalam jarak sekitar 50 meter melalui organ yang disebut maxillary palp.
  2. Pemilik Golongan Darah O 
    Nyamuk ternyata suka lho, sama darah O. Bagi nyamuk, jenis protein dalam darah O dianggap paling baik. Fakta ini diperkuat dengan Journal of Medical Entomology, tahun 2004. Nah, dalam mengenali golongan darah, nyamuk mengidentifikasi lewat aroma tubuh manusia.
  3. Tidak Membersihkan Badan Setelah Beraktivitas
    Ngaku, siapa yang jarang mandi setelah beraktivitas seharian?
    Siap-siap jadi sasaran empuk nyamuk ya. Nyamuk sangat tertarik dengan hal-hal yang berkaitan dengan keringat, rasa lelah, dan stres. Ini lantaran, tubuh akan mengeluarkan senyawa kimia sisa proses metabolisme dan pembentukan energi.
    Semakin tebal lapisan senyawa residu di kulit, nyamuk akan semakin tertarik. Sebaliknya, nyamuk justru enggan mendekati kulit yang bersih dan beraroma wangi, seperti sabun.
  4. Tinggal di Daerah Bersuhu Tinggi 
    Pada dasarnya, nyamuk tidak tinggal di daerah bersuhu rendah (dingin). Ini masih berkaitan dengan penjelasan sebelumnya, tentang keringat dan postur tubuh yang besar.
    Ya, jika di daerah bersuhu tinggi (panas) orang akan lebih sering mengeluarkan keringat. Selain itu, mereka yang berbadan besar pun cenderung memiliki suhu lebih hangat, sehingga nyamuk lebih suka. Tetapi, ketika manusia bersuhu tinggi akibat demam, nyamuk enggan mendekat. Pilih-pilih banget ya si nyamuk
  5. Warna Gelap
    Kalau ciri satu ini, sepertinya sudah bukan rahasia lagi. Nyamuk memang menyukai warna gelap. Buktinya, nyamuk sering mengerubungi rambut, ruangan gelap, termasuk pakaian.
  6. Wanita Hamil
    Mengapa wanita hamil?
    Lagi-lagi berkaitan dengan hembusan karbon dioksida. Ketika seorang wanita sedang hamil, karbon dioksida yang dihembuskan lebih banyak, karena ada janin yang juga bernapas.
    Metabolisme ibu hamil juga cenderung meningkat, sehingga lebih mudah berkeringat. Ditambah, kondisi hormonal penghasil senyawa-senyawa lain pada keringat yang membuat nyamuk semakin tertarik untuk mendekat. (bel/ono)