22 Santri Kota Probolinggo Ikut Porsadin

1321

Probolinggo (wartabromo.com) – Kota Probolinggo memberangkatkan 22 orang untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) IV di Kabupaten Trenggalek, Jumat (19/7/2019). Santri yang berjuang di Porsadin diharapkan dapat mengharum nama Kota Probolinggo melalui prestasinya.

Dari data yang dimiliki DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Probolinggo, ke 22 santri terdiri dari 14 santri dan 8 santriwati. Mereka akan mengikuti 11 dari 12 cabang olahraga yang digelar mulai tanggal 19-21 Juli 2019. Lomba keagamaan ada 8 sedangkan olahraga ada 4 cabang.

“Kami juga berharap syiar Kota Probolinggo terbaca di event Jawa timur. Dapat meraih prestasi lebih baik dari dua tahun lalu, syukur-syukur di tingkat nasional,” kata ketua DPC FKDT Kota Probolinggo Siti Saudah.

Tahun lalu, santri Kota Probolinggo juara 1 lomba lari sprint 100 meter dan lomba membaca kitab juara 2.

“Kami optimis lolos pada cabang Tahfidzul Quran, Qiroatul Kutub, lari sprint dan kaligrafi. Tantangan kita ada di bidang olahraga. Kalau untuk santri diniyah belum terbiasa yang olahraga. Untuk cabang keagamaan Insyaallah kami sudah terbiasa,” lanjut Sekretaris DPC FKDT Ustad Ahmad Syair.

Sementara itu, usai melepas kontingen Porsadin di rumah dinas, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, mengajak madrasah dapat bersaing dengan lembaga negeri dalam mutu dan kualitas. Supaya oleh pemerintah dan masyarakat tidak membeda-bedakan.

“Harus mengimbangi perkembangan teknologi. Madrasah menjadi rujukan solusi para orangtua menitipkan anaknya. Dengan catatan madrasah harus tetap memenuhi sarana prasarana yang ada. Semua pasti ingin dibantu pemerintah, tetapi yang mendesak akan diperbaiki terlebih dahulu sesuai kebutuhan yang ada,” katanya.

Ia juga mempertanyakan kesiapan DPC FKDT Kota Probolinggo menjadi tuan rumah Porsadin tahun 2023. “Mudah-mudahan berjalan lancar. Dan kita bersiap menjadi tuan rumah,” kata Habib Hadi. (fng/saw)