Koran Online 3 Agustus : Gempa Banten Potensi Tsunami Terasa di Lumajang dan Pasuruan, hingga Orangtua Siswa Sesalkan Kesepakatan Angkot-Angon Kota Probolinggo

1820
Ilustrasi Gempa bumi. Foto : Istimewa.

Beragam peristiwa kami sajikan pada 2 Agustus 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Sabtu (3/8/2019). Mulai Gempa Banten Potensi Tsunami Terasa di Lumajang dan Pasuruan, hingga Orangtua Siswa Sesalkan Kesepakatan Angkot-Angon Kota Probolinggo:

  1. Gempa Berpotensi Tsunami Guncang Banten, Terasa di Lumajang hingga Pasuruan

Lumajang (Wartabromo.com) – Gempa dengan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah pesisir Sumur-Banten. Sebagian wilayah Pasuruan dan Lumajang pun merasakan gempa berpotensi tsunami ini.

“Gempa Mag:7.4, 02-Aug-19 19:03:21 WIB, Lok:7.54 LS,104.58 BT (147 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedalaman:10 Km,” tulis akun twitter milik BMKG. Simak Selengkapnya.

  1. Pria Bercelana Loreng Mirip Tentara Gasak Kotak Amal Masjid di Sukorejo

Sukorejo (wartabromo.com) – Seorang pria dengan celana loreng mirip seragam tentara mencuri uang kotak amal Masjid di Jalan Taman Safari, Sukorejo. Tiga kotak amal diperkirakan berisi uang jutaan rupiah, ludes dikantongi pelaku.

Pencurian ini diketahui dari CCTV yang diletakkan di sudut masjid. Seorang pria dengan kopiah putih, jaket hitam, dan celana doreng tentara keluar dari dalam masjid yang sepi. Ia kemudian toleh kanan kiri, seperti memantau kondisi sekitar masjid. Simak Selengkapnya.

  1. Orangtua Siswa Sesalkan Kesepakatan Angkot-Angon Kota Probolinggo

Probolinggo (wartabromo.com) – Orangtua siswa di Kota Probolinggo menyesalkan tak dilibatkan dalam rapat antara angkutan kota (Angkot) dan angkutan online (Angon). Sebab, salah satu poin kesesepakatan dinilai merugikan mereka sebagai konsumen.

Dari 8 poin itu yang paling disorot oleh para orangtua siswa adalah poin pertama. Kesepakatan itu menyebutkan bila angkutan online bisa mengantar dan menjemput pelajar di setiap sekolah. Dengan ketentuan, titik penjemputannya harus dalam radius 300 meter, ditandai dengan rambu shelter atau penanda lainnya. Simak Selengkapnya.

  1. 12 Desa di Probolinggo Terancam Kekeringan

Probolinggo (wartabromo.com) – Sejumlah desa di Kabupaten Probolinggo, terancam kekeringan. Selain karena kemarau, sejumlah kawasan terdampak juga tak memiliki sumber mata air. Warga hanya mengandalkan pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi mengatakan ada 12 desa yang terancam alami kekeringan. Ke 12 desa ini, ada di beberapa kecamatan, semisal Kecamatan Tongas, Lumbang, Bantaran dan Banyuanyar. Simak Selengkapnya.

  1. Hingga Juli 2019, Realisasi APBD Kabupaten Pasuruan Capai Segini
Grafis APBD Kabupaten Pasuruan 2019.

Pasuruan (wartabromo.com) – Hingga 15 Juli 2019, realisasi Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD) Kabupaten Pasuruan terbilang pada penilaian cukup. Raihan pendapatan maupun belanja daerah, masing-masing mencapai 92,77 persen dan 87,62 persen dari target yang telah ditentukan.

Persentase tersebut diperoleh dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu RI) yang merilis laporan ketercapaian keuangan daerah melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 15 Juli 2019. Simak Selengkapnya.